Komisi IX Pastikan Tak Ada Muatan Politik Dalam Vaksin Nusantara
Jum'at, 16 April 2021 - 06:05 WIB
Apalagi, kata dia, saat ini Indonesia masih mendapat embargo vaksin sehingga program vaksinasi di dalam negeri terganggu. Ia juga berharap BPOM memberi izin edar segera setelah penelitian vaksin ini rampung.
"Kita masih tergantung negara lain. Ketika diembargo, program vaksinasi kita langsung terganggu. Setidaknya, mengganggu jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya. Di situ pentingnya kemandirian dan kedaulatan," tutur dia.
Di samping itu, Saleh mengklaim Vaksin Nusantara produk dalam negeri ternyata sangat diminati. Dia menyebut vaksin ini diakui tanpa efek samping dan mampu meningkatkan imunitas. Baca juga: Anggota DPR dan Tokoh Disuntik Vaksin Nusantara, Epidemiolog: Berbahaya Banget
"Minat terhadap Vaksin Nusantara ini ternyata sangat tinggi. Terbukti dengan antrean panjang yang ada. Pihak RSPAD membatasi vaksinasi, karena mereka masih fokus pada studi dan penelitian yang dilaksanakan," pungkasnya.
"Kita masih tergantung negara lain. Ketika diembargo, program vaksinasi kita langsung terganggu. Setidaknya, mengganggu jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya. Di situ pentingnya kemandirian dan kedaulatan," tutur dia.
Di samping itu, Saleh mengklaim Vaksin Nusantara produk dalam negeri ternyata sangat diminati. Dia menyebut vaksin ini diakui tanpa efek samping dan mampu meningkatkan imunitas. Baca juga: Anggota DPR dan Tokoh Disuntik Vaksin Nusantara, Epidemiolog: Berbahaya Banget
"Minat terhadap Vaksin Nusantara ini ternyata sangat tinggi. Terbukti dengan antrean panjang yang ada. Pihak RSPAD membatasi vaksinasi, karena mereka masih fokus pada studi dan penelitian yang dilaksanakan," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :