Regenerasi di PDIP, Pengamat Nilai Bisa Munculkan Faksi dan Konflik Keluarga
Selasa, 13 April 2021 - 15:27 WIB
Baca juga: Jika Ganjar Tak Diusung PDIP di Pilpres 2024, Skenario Ini Bakal Muncul?
"Hal ini menunjukkan besarnya potensi faksionalisme dan konflik keluarga di dalam kekuatan inti PDIP. Jika tidak diantisipasi, faksionalisme kekuatan Puan dan Prananda bisa mengintai soliditas PDIP ke depan," kata Umam, Selasa (13/4/2021).
Baca juga: Budiman Resmi Menjabat Sebagai Ketua DPC PDIP Luwu Timur
Menurut Umam, memang sudah saatnya PDIP melakukan regenerasi kepemimpinan. Untuk itu, Megawati yang menjadi patron politik partai ini harus bisa menjembatani proses transisi ini menjadi lebih stabil dan tidak berimbas pada menguatnya faksionalisme dan konflik di internal keluarga trah Soekarno.
"Secara kalkulasi politik, tentu Puan Maharani memiliki potensi lebih besar memenangkan kompetisi, karena Puan sudah lama dan intensif tampil sebagai simbol dan wakil Megawati, disaat Prananda yang selama ini cenderung mengindar tampil di hadapan publik," ungkapnya.
"Hal ini menunjukkan besarnya potensi faksionalisme dan konflik keluarga di dalam kekuatan inti PDIP. Jika tidak diantisipasi, faksionalisme kekuatan Puan dan Prananda bisa mengintai soliditas PDIP ke depan," kata Umam, Selasa (13/4/2021).
Baca juga: Budiman Resmi Menjabat Sebagai Ketua DPC PDIP Luwu Timur
Menurut Umam, memang sudah saatnya PDIP melakukan regenerasi kepemimpinan. Untuk itu, Megawati yang menjadi patron politik partai ini harus bisa menjembatani proses transisi ini menjadi lebih stabil dan tidak berimbas pada menguatnya faksionalisme dan konflik di internal keluarga trah Soekarno.
"Secara kalkulasi politik, tentu Puan Maharani memiliki potensi lebih besar memenangkan kompetisi, karena Puan sudah lama dan intensif tampil sebagai simbol dan wakil Megawati, disaat Prananda yang selama ini cenderung mengindar tampil di hadapan publik," ungkapnya.
Lihat Juga :