Saudi Buka Umrah Terbatas, DPR Minta Kemenag dan Kemenlu Aktif Sosialisasi Aturan
Kamis, 08 April 2021 - 01:00 WIB
Pemerintah Arab Saudi memberikan izin umrah terbatas kepada calon jamaah yang sudah melakukan vaksin awal Ramadhan tahun ini. FOTO/DOK.REUTERS
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI , Azis Syamsuddin menyambut baik kebijakan pemerintah Arab Saudi yang telah membuka dan memberikan izin umrah terbatas kepada calon jamaah yang sudah melakukan vaksin awal Ramadhan tahun ini. Menurut Azis, sapaan akrabnya, keputusan Arab Saudi membuka kembali umrah dengan terbatas dianggap kabar baik bagi calon jamaah yang ingin menunaikan Umrah di bulan puasa.
"Kementerian agama harus dapat melakukan sosialisasi kepada jamaah baik keberangkatan dan setibanya di Tanah Suci terhadap aturan-aturan yang harus diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi" katanya, Rabu (7/4/2021).
Karena itu, Azis mengaku pihaknya mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) untuk menindaklanjuti hal tersebut dengan melakukan komunikasi dengan Kedutaan Besar Arab Saudi agar jamaah Indonesia diberikan izin melakukah ibadah umrah ke Tanah Suci.
Baca juga: Arab Saudi Beri Izin Umrah Saat Ramadhan bagi Orang yang Sudah Divaksin
"Kementerian agama harus dapat melakukan sosialisasi kepada jamaah baik keberangkatan dan setibanya di Tanah Suci terhadap aturan-aturan yang harus diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi" katanya, Rabu (7/4/2021).
Karena itu, Azis mengaku pihaknya mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) untuk menindaklanjuti hal tersebut dengan melakukan komunikasi dengan Kedutaan Besar Arab Saudi agar jamaah Indonesia diberikan izin melakukah ibadah umrah ke Tanah Suci.
Baca juga: Arab Saudi Beri Izin Umrah Saat Ramadhan bagi Orang yang Sudah Divaksin
Lihat Juga :