Cadangan Listrik Lebih dari Cukup

Rabu, 07 April 2021 - 06:05 WIB
Pemakaian energi listrik yang kini dimulai dari kompor listrik hingga kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan dan tuntutan zaman. (Ilustrasi: SINDOnews/Wawan Bastian)
KINI pemerintah terus berupaya mendorong penggunaan kompor listrik dan induksi hingga kendaraan listrik. Bukan sekadar ikuttrendi mana pemakaian energi listrik di berbagai negara terus meningkat, industri automotif berlomba-lomba memproduksi mobil berbahan bakar listrik. Niat pemerintah mendorong pemakaian energi listrik tak terlepas dari upaya menjaga ketahanan energi nasional. Saat ini angka-angka neraca perdagangan Indonesia selalu tertekan akibat impor bahan bakar minyak (BBM) danliquefied petroleum gas(LPG) yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Selain itu, penggunaan energi listrik pada kendaraan hingga kompor diyakini lebih ramah lingkungan sehingga Indonesia dapat mengambil peran dalam perubahan iklim.

Menjadi pertanyaan, seberapa besar ketersediaan pasokan listrik saat ini dan ke depan? Kapasitas terpasang pembangkit listrik hingga triwulan ketiga tahun lalu mencapai sebanyak 71.193 Megawatt (MW) atau 71,19 Gigawatt (GW). Adapun progres proyek kelistrikan 35.000 MW telah mencapai sekitar 35,55% pada kuartal ketiga 2020. Sementara itu, rasio elektrifikasi hingga triwulan keempat 2020 tercatat sekitar 99,20% dengan konsumsi listrik mencapai 1.089 kwh per kapita. Demikian data publikasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).



Saat ini, sebagaimana dibeberkan Executive Vice President of Engineering and Technology PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Zainal Arifin, Indonesia memiliki kapasitas listrik 63 GW dan cadangan listrik tercatat 21 GW. Berdasarkan hitungan pihak perusahaan pelat merah tersebut andaikan dalam waktu dekat jumlah mobil listrik di Indonesia mencapai 1 juta unit, diprediksi permintaan energi listrik bakal meningkat sebesar 2,5 GW hingga 3 GW. Artinya, pasokan listrik tidak menjadi masalah karena ketersediaan energi listrik lebih dari cukup.

Walau pihak PLN mengklaim bahwa pasokan listrik sangat memadai untuk menyuplai kebutuhan peralatan rumah tangga bertenaga listrik, seperti kompor listrik dan induksi hingga kendaraan listrik, namun sejumlah pihak tetap mewanti-wanti agar PLN tetap melakukan perhitungan yang matang. Dalam kaitan upaya PLN mendorong penggunaan kompor listrik terutama kompor induksi, Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan memberikan sejumlah catatan penting.Pertama, soal keandalan pasokan listrik PLN tidak boleh kendur sama sekali.Kedua, harga kompor harus terjangkau seluruh lapisan masyarakat.Ketiga, begitu pula harga peralatan yang dipakai berkaitan dengan kompor listrik dan induksi harus murah dan mudah didapatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!