Banjir Bandang NTT, BNPB: Paling Parah di Adonara, Lembata, Alor, Malaka
Senin, 05 April 2021 - 12:37 WIB
"Dan kemarin tanggal 3 sampai 4 dini hari, kita mendapatkan laporan sejumlah daerah terdampak sangat parah. Akibat badai tersebut, hujan lebat dan juga diikuti dengan cuaca ekstrem, termasuk gelombang yang sangat tinggi sekali," papar Doni.
Seperti diberitakan, bencana banjir bandang di NTT telah memakan korban sebanyak 44 orang meninggal dunia, 26 orang hilang, 9 orang luka-luka. Sebanyak 80 KK terdampak dan 256 jiwa mengungsi di Balai Desa Nelemawangi. Data mengenai para korban dan masyarakat terdampak masih dapat berubah mengikuti perkembangan di lapangan.
Baca juga: 54 Orang Meninggal Akibat Longsor dan Banjir Bandang di Flores Timur
Kemudian kerugian materiil yang dilaporkan meliputi 17 unit rumah hanyut, 60 unit rumah terendam lumpur, 5 jembatan putus, puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Adonara Barat dan ruas jalan Waiwadan-Danibao dan Numindanibao terputus di empat titik.
Seperti diberitakan, bencana banjir bandang di NTT telah memakan korban sebanyak 44 orang meninggal dunia, 26 orang hilang, 9 orang luka-luka. Sebanyak 80 KK terdampak dan 256 jiwa mengungsi di Balai Desa Nelemawangi. Data mengenai para korban dan masyarakat terdampak masih dapat berubah mengikuti perkembangan di lapangan.
Baca juga: 54 Orang Meninggal Akibat Longsor dan Banjir Bandang di Flores Timur
Kemudian kerugian materiil yang dilaporkan meliputi 17 unit rumah hanyut, 60 unit rumah terendam lumpur, 5 jembatan putus, puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Adonara Barat dan ruas jalan Waiwadan-Danibao dan Numindanibao terputus di empat titik.
(abd)
Lihat Juga :