Rangkaian Teror Terjadi, Anggota Komisi III DPR Belum Lihat Upaya Pencegahan BNPT

Jum'at, 02 April 2021 - 11:55 WIB
Anggota Fraksi PKB di Komisi III Dipo Nusantara menilai belum terlihat upaya pencegahan dari BNPT sebelum aksi teror terjadi. Foto/MuchtamirZaide
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKB, Dipo Nusantara melihat bahwa motif aksi terorisme yang terjadi di Indonesia, kebanyakan akibat melencengnya pemahaman ideologi agama. Betapa mudahnya anak-anak muda direkrut untuk menjadi pelaku terorisme , di mana latar belakang pendidikan, kekeluargaan, pertemanan dan juga perkawinan memiliki andil yang besar.

Untuk itu, ia mengkritisi upaya pencegahan yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang belum terlihat jauh sebelum aksi teror itu terjadi.



"Untuk anggaran apa semua segala macam itu, justru banyak kunjungan kunjungan ketua BNPT, diskusi-diskusi apa semua segala macam, kita belum lihat apa pencegahan, diskusi-diskusi sosialisasi mereka tentang terorisme ke sekolah-sekolah, ke daerah-daerah, jadi ini masih rancu," kata Dipo kepada wartawan, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Pria Bersenjata Ditangkap di Masjidil Haram, Teriak Dukung Teroris

Menurut Dipo, untuk terorisme ini mungkin tindakan nyata di lapangan itu dilakukan oleh Densus 88 ketimbang BNPT. Densus 88 di lapangan yang begitu cepat mendapatkan informasi pelaku teror dan jaringan mereka. Sehingga, peran pencegahan BNPT sangat diperlukan untjk meminimalisir paham radikalisme, ekstremisme dan terorisme ini.

"Sebenarnya di Komisi III kemarin supaya kita juga mendesak kepala BNPT itu agar lebih mengoptimalkan fungsi pencegahabn dan penanggulangan teroris, dengan melakukan antisipasi setelah terus menerus yang dilandasi hak azasi manusia dan prinsip ke hati-hatian sebagai upaya untuk mencegah faham radikalisme," pintanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!