Dua Kelompok Besar yang Incar Kursi Megawati di PDIP
Selasa, 30 Maret 2021 - 14:35 WIB
Kader PDIP yang punya posisi di pemerintahan punya peluang besar untuk menggantikan Megawati, bila variabel trah Soekarno dikesampingkan. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Belum lama ini, Megawati Soekarnoputri menyatakan siap digantikan orang lain sebagai ketua umum PDIP. Asal, penggantinya harus bisa membawa PDIP menjadi partai besar di Indonesia. Lalu, siapa yang berpeluang menggantikannya?
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengungkapkan ada dua kelompok besar di internal partai berlambang banteng bermoncong putih itu. Dua kelompok besar itu, kata Hendri Satrio adalah trah Soekarno dan non trah Soekarno.
"Kalau kemudian dipilih non trah Soekarno saya sih yakin mekanisme keterpilihannya akan seperti partai-partai politik lain, apa itu? Pejabat pemerintah memiliki peluang lebih besar untuk menjadi ketua umum," ujar Hendri Satrio kepada SINDOnews, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Siap Turun dari Kursi Ketum PDIP, Megawati Berniat Rehat dari Politik
Maka itu, menurut Hendri Satrio, wajar nama-nama seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan muncul ke permukaan sebagai calon pengganti Megawati Soekarnoputri di PDIP. Sementara trah Soekarno, kata dia, juga terdapat dua kelompok, yakni trah Megawati Soekarnoputri dan trah non Megawati.
"Kalau non Megawati Soekarnoputri ada Mas Guntur, Mas Guruh, atau cucu Soekarno juga Mba Puti Guntur, tapi menurut saya sih kelihatannya masih akan berada di trah Megawati Soekarnoputri," katanya.
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengungkapkan ada dua kelompok besar di internal partai berlambang banteng bermoncong putih itu. Dua kelompok besar itu, kata Hendri Satrio adalah trah Soekarno dan non trah Soekarno.
"Kalau kemudian dipilih non trah Soekarno saya sih yakin mekanisme keterpilihannya akan seperti partai-partai politik lain, apa itu? Pejabat pemerintah memiliki peluang lebih besar untuk menjadi ketua umum," ujar Hendri Satrio kepada SINDOnews, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Siap Turun dari Kursi Ketum PDIP, Megawati Berniat Rehat dari Politik
Maka itu, menurut Hendri Satrio, wajar nama-nama seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan muncul ke permukaan sebagai calon pengganti Megawati Soekarnoputri di PDIP. Sementara trah Soekarno, kata dia, juga terdapat dua kelompok, yakni trah Megawati Soekarnoputri dan trah non Megawati.
"Kalau non Megawati Soekarnoputri ada Mas Guntur, Mas Guruh, atau cucu Soekarno juga Mba Puti Guntur, tapi menurut saya sih kelihatannya masih akan berada di trah Megawati Soekarnoputri," katanya.
Lihat Juga :