Elite Parpol Mulai Merapat ke Gibran, Terkait Pilkada DKI Jakarta?
Senin, 29 Maret 2021 - 11:08 WIB
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan bahwa muara politik elektoral itu popularitas. Dia menambahkan, tidak bisa dihindari jika Gibran Rakabuming Raka secara tidak langsung punya relasi keterpilihan dengan Jokowi.
Sehingga, membuat namanya mudah dipasarkan secara politik dibandingkan tokoh-tokoh lain. "Artinya, upaya elite menemui Gibran untuk menjadikan Gibran sebagai materi pemasaran politik dalam kontestasi. Bisa untuk Pilkada DKI Jakarta, atau sekadar mengambil ceruk popularitas dari pertemuan itu saja," ujar Dedi Kurnia Syah kepada SINDOnews, Senin (29/3/2021).
Baca juga: Viral Dirinya Duduk di Meja dan Menteri Basuki di Kursi, Ini Penjelasan Gibran
Diketahui, Fahri Hamzah seusai mengunjungi Rumah Dinas Wali Kota Surakarta mengaku menitipkan Partai Gelora kepada Gibran. Fahri Hamzah mengatakan bahwa Partai Gelora ingin berpartisipasi di Solo.
Sementara Cak Imin pun mengaku menitipkan Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB kepada Gibran di Solo supaya tumbuh.
Sehingga, membuat namanya mudah dipasarkan secara politik dibandingkan tokoh-tokoh lain. "Artinya, upaya elite menemui Gibran untuk menjadikan Gibran sebagai materi pemasaran politik dalam kontestasi. Bisa untuk Pilkada DKI Jakarta, atau sekadar mengambil ceruk popularitas dari pertemuan itu saja," ujar Dedi Kurnia Syah kepada SINDOnews, Senin (29/3/2021).
Baca juga: Viral Dirinya Duduk di Meja dan Menteri Basuki di Kursi, Ini Penjelasan Gibran
Diketahui, Fahri Hamzah seusai mengunjungi Rumah Dinas Wali Kota Surakarta mengaku menitipkan Partai Gelora kepada Gibran. Fahri Hamzah mengatakan bahwa Partai Gelora ingin berpartisipasi di Solo.
Sementara Cak Imin pun mengaku menitipkan Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB kepada Gibran di Solo supaya tumbuh.
(zik)
Lihat Juga :