Indonesia Terserah, Bentuk Kekecewaan Tenaga Medis ke Pemerintah

Rabu, 20 Mei 2020 - 09:12 WIB
"Jika masyarakat sudah banyak yang keluar di masa PSBB, maka itu artinya memudahkan masyarakat bisa terinfeksi virus Corona. Dan jika banyak lagi rakyat yang tertular, maka tenaga medis lah yang akan kewalahan lagi untuk menangani mereka," tutur Ujang saat dihubungi SINDOnews, Rabu (20/5/2020).

Selain itu, Ujang menganggap sepertinya tenaga medis tidak dihargai kerja kerasnya. Teman-teman mereka banyak yang meninggal karena bekerja kemanusian untuk menolong yang terkena Corona, namun di saat yang sama pemerintah melonggarkan PSBB dengan aturan yang berubah-ubah.

Dia menuturkan, di awal masyarakat diminta tinggal di rumah, dan disaat Corona masih belum jelas kapan berakhirnya, pemerintah malah membuat kebijakan yang membuat masyarakat bisa keluar rumah dan berkerumun dengan melibatkan banyak orang.

"Mereka para tenaga medis adalah para pahlawan. Merekalah yang terdepan membantu dan menolong mereka yang terinfeksi Corona," ujarnya.

Lebih jauh Ujang mengatakan, nyawa mereka dipertaruhkan tapi sepertinya pemerintah abai terhadap tenaga medis. Tenaga medis inginnya masyarakat tetap di rumah, tapi pemerintahlah yang membuat kebijakan masyarakat bisa keluar rumah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!