Bangkit dari Pandemi, PKB Luncurkan Aksi Melayani Indonesia
Minggu, 28 Maret 2021 - 17:38 WIB
Gus Ami mengatakan konsistensi tersebut bisa terjadi karena PKB dalam melakukan perubahan tidak hanya didorong oleh realitas sosial semata tetapi juga bersumber pada kaidah-kaidah fiqh. Dengan demikian keyakinan dalam merealisasikan perubahan merupakan bagian dari upaya menerapkan nilai-nilai agama. Hal ini tentunya memberikan daya dorong lebih dibandingkan jika hanya mendasarkan pada motivasi kepentingan politik sesaat. “Kita meyakini gerakan Islam ahlus sunah wal jamaah yang telah disistimatisasikan oleh Syaikhona Cholil akan selalu menjadi insipirasi dalam upaya melakukan perubahan untuk menciptakan kehidupan lebih baik di Indonesia,” tegasnya. (Baca Juga :Dukungan Syaikhona Kholil Jadi Pahlawan Nasional Terus Mengalir)
Dalam kesempatan itu Gus Ami memberikan apresiasi atas kinerja DPW PKB Jawa Barat yang konsisten dalam melakukan perubahan, melakukan inovasi, dan peningkatan sumber daya kader-kader partai. Menurutnya inovasi dan pembaharuan langkah itu, menjadi modal besar dalam meraih kemenangan pada Pemilu 2004. “Jawa Barat merupakan barometer. Jika PKB Jawa Barat menang, maka bisa dipastikan PKB di tingkat nasional juga akan menang,” katanya.
Sementara itu Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda menyatakan jika dalam masa tiga tahun menjelang Pemilu 2024 pihaknya terus melakukan konsolidasi untuk memenangkan hati rakyat. PKB Jawa Barat akan terus menegaskan politik kehadiran dengan terus memberikan aksi nyata dalam melayani masyarakat. “Kami terus melakukan konsilidasi dengan merekrut 500.000 kader inti dan memastikan alur kinerja struktur partai dari tingkat wilayah hingga anak ranting di tingkat RT di seluruh Jawa Barat,” katanya.
Huda mengatakan PKB Jawa Barat menargetkan akan mendapatkan 4 juta suara dalam Pemilu 2024. Target tersebut diterjemahkan dalam rencana strategis dan rencana kerja yang harus dilakukan oleh struktur partai di semua tingkatan. PKB Jawa Barat juga terus membangun solidaritas dan kesukarelawanan dengan melakukan pendampingan dan advokasi terhadap berbagai persoalan masyarakat di akar rumput. “Kami meminta semua anggota PKB Jabar melakukan tarekatan politik dengan terjun langsung mendampingi masyarakat yang saat ini menghadapi beban berat sebagai dampak pandemi,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu Gus Ami memberikan apresiasi atas kinerja DPW PKB Jawa Barat yang konsisten dalam melakukan perubahan, melakukan inovasi, dan peningkatan sumber daya kader-kader partai. Menurutnya inovasi dan pembaharuan langkah itu, menjadi modal besar dalam meraih kemenangan pada Pemilu 2004. “Jawa Barat merupakan barometer. Jika PKB Jawa Barat menang, maka bisa dipastikan PKB di tingkat nasional juga akan menang,” katanya.
Sementara itu Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda menyatakan jika dalam masa tiga tahun menjelang Pemilu 2024 pihaknya terus melakukan konsolidasi untuk memenangkan hati rakyat. PKB Jawa Barat akan terus menegaskan politik kehadiran dengan terus memberikan aksi nyata dalam melayani masyarakat. “Kami terus melakukan konsilidasi dengan merekrut 500.000 kader inti dan memastikan alur kinerja struktur partai dari tingkat wilayah hingga anak ranting di tingkat RT di seluruh Jawa Barat,” katanya.
Huda mengatakan PKB Jawa Barat menargetkan akan mendapatkan 4 juta suara dalam Pemilu 2024. Target tersebut diterjemahkan dalam rencana strategis dan rencana kerja yang harus dilakukan oleh struktur partai di semua tingkatan. PKB Jawa Barat juga terus membangun solidaritas dan kesukarelawanan dengan melakukan pendampingan dan advokasi terhadap berbagai persoalan masyarakat di akar rumput. “Kami meminta semua anggota PKB Jabar melakukan tarekatan politik dengan terjun langsung mendampingi masyarakat yang saat ini menghadapi beban berat sebagai dampak pandemi,” pungkasnya.
(war)
Lihat Juga :