Pesan Jokowi ke Bupati: Anggaran Jangan Diecer-ecer
Jum'at, 26 Maret 2021 - 11:38 WIB
Menurutnya jika anggaran dibagi rata ke semua dinas tanpa ada skala prioritas tidak akan jadi apa pun. Bahkan dia menyebut bisa jadi tidak akan terpilih untuk periode keduanya.
"Sekali lagi jangan anggaran itu diecer-ecer. Jangan disebar di seluruh pos belanja. Nggak akan jadi (apa pun). Setahun ilang, dua tahun ilang. Kok nggak keliatan, nggak keliatan. Tahu-tahu sudah lima tahun nggak kepilih karena nggak jelas. Ini bupati kok sudah lima tahun nggak keliatan, nggak bangun apa-apa. Karena pos belanjanya diecer-ecer di semua pos belanja," ungkapnya
Baca juga: ICW Dorong Masyarakat Dilibatkan Dalam Pengawasan APBD Banten
Menurutnya, setiap bupati cukup membuat dua program prioritas untuk diselesaikan dalam waktu lima tahun pemerintahannya. Anggaran kabupaten nantinya sebanyak 60 sampai 70% dikonsentrasikan ke dua program prioritas tersebut.
"(Misalnya) saya pengen semua pasar di kabupaten saya selesai dalam lima tahun ke depan. Sudah konsentrasikan anggaran itu ke sana. (Misalnya) saya mau buka sawah baru sekian ribu hektare, sudah konsentrasikan semua ke sana. 60%, 70% konsentrasikan anggaran ke sana. Rakyat akan ingat waduh ini besar-besaran membuat sawah. Wah ini rampung ada 60 pasar di kabupaten semuanya sekarang jadi dibangun semuanya," paparnya.
"Sekali lagi jangan anggaran itu diecer-ecer. Jangan disebar di seluruh pos belanja. Nggak akan jadi (apa pun). Setahun ilang, dua tahun ilang. Kok nggak keliatan, nggak keliatan. Tahu-tahu sudah lima tahun nggak kepilih karena nggak jelas. Ini bupati kok sudah lima tahun nggak keliatan, nggak bangun apa-apa. Karena pos belanjanya diecer-ecer di semua pos belanja," ungkapnya
Baca juga: ICW Dorong Masyarakat Dilibatkan Dalam Pengawasan APBD Banten
Menurutnya, setiap bupati cukup membuat dua program prioritas untuk diselesaikan dalam waktu lima tahun pemerintahannya. Anggaran kabupaten nantinya sebanyak 60 sampai 70% dikonsentrasikan ke dua program prioritas tersebut.
"(Misalnya) saya pengen semua pasar di kabupaten saya selesai dalam lima tahun ke depan. Sudah konsentrasikan anggaran itu ke sana. (Misalnya) saya mau buka sawah baru sekian ribu hektare, sudah konsentrasikan semua ke sana. 60%, 70% konsentrasikan anggaran ke sana. Rakyat akan ingat waduh ini besar-besaran membuat sawah. Wah ini rampung ada 60 pasar di kabupaten semuanya sekarang jadi dibangun semuanya," paparnya.
Lihat Juga :