Menkes Sebut Virus Sejenis COVID-19 Sudah Pernah Ada 17 Tahun Lalu
Kamis, 25 Maret 2021 - 16:46 WIB
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin saat Webinar Ketahanan dan Kemandirian Kesehatan Indonesia bersama MWA Universitas Indonesia, Kamis (25/3/2021). FOTO/CAPTURE/MPI/Quadiliba Al-Farabi
JAKARTA - Menteri Kesehatan ( Menkes ) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pandemi COVID-19 merupakan virus kedua yang menyebar ke seluruh dunia setelah jenis yang sama ditemukan 17 tahun lalu. Ia mengungkapkan, virus sebelumnya menyebar di China pada 2002.
"COVID-19 ini virusnya namanya Sars Cov 2. Kenapa Sars Cov 2? Karena ada virus namanya Sars Cov 1. Jadi anaknya Sars Cov 1 meruak di dunia 17 tahun kemudian," kata Budi dalam pemaparannya di Webinar Ketahanan dan Kemandirian Kesehatan Indonesia bersama MWA Universitas Indonesia, Kamis (25/3/2021).
Budi menjelaskan, selama 17 tahun, umat manusia di dunia tidak menyiapkan sistem pertahanan kesehatan yang cukup untuk mencegah Sars Cov 2. Oleh karena itu, ia tak heran COVID-19 kali ini melenyapkan jutaan nyawa manusia.
Baca juga: AS Berharap WHO Kembali Lakukan Penyelidikan Asal-usul Covid-19 di China
"Malah triliunan US Dollar di-spend untuk membangun sistem ketahanan dengan asumsi yang akan membunuh umat manusia adalah sesama umat manusia, seperti Perang dunia 1 dan 2," kata mantan Direktur Utama PT Inalum (Persero) ini.
"COVID-19 ini virusnya namanya Sars Cov 2. Kenapa Sars Cov 2? Karena ada virus namanya Sars Cov 1. Jadi anaknya Sars Cov 1 meruak di dunia 17 tahun kemudian," kata Budi dalam pemaparannya di Webinar Ketahanan dan Kemandirian Kesehatan Indonesia bersama MWA Universitas Indonesia, Kamis (25/3/2021).
Budi menjelaskan, selama 17 tahun, umat manusia di dunia tidak menyiapkan sistem pertahanan kesehatan yang cukup untuk mencegah Sars Cov 2. Oleh karena itu, ia tak heran COVID-19 kali ini melenyapkan jutaan nyawa manusia.
Baca juga: AS Berharap WHO Kembali Lakukan Penyelidikan Asal-usul Covid-19 di China
"Malah triliunan US Dollar di-spend untuk membangun sistem ketahanan dengan asumsi yang akan membunuh umat manusia adalah sesama umat manusia, seperti Perang dunia 1 dan 2," kata mantan Direktur Utama PT Inalum (Persero) ini.
Lihat Juga :