KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Tetes NTB

Selasa, 16 Maret 2021 - 20:07 WIB
Sejumlah warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Lombok Jakarta (KMLJ) melakukan aksi di depan Gedung KPK di Jakarta, Selasa (16/3/2021). FOTO/IST
JAKARTA - Sejumlah warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Lombok Jakarta (KMLJ) melakukan aksi di depan Gedung KPK di Jakarta, Selasa (16/3/2021). Mereka meminta lembaga antirasuah tersebut mengusut tuntas dugaan korupsi proyek Irigasi Tetes di NTB , yakni di Desa Akar-Akar, Kabupaten Lombok Utara senilai Rp19,7 miliar dan di Pulau Sumbawa senilai Rp9,3 miliar.

"Kami dukung KPK mengusut proyek irigasi tetes di NTB ini. Kami melihat proyek ini hanya konspirasi untuk merampok uang negara," kata Ilham, Ketua KLMJ yang juga korlap aksi, dalam orasinya.



Ia menuturkan, pada 2019 Pemerintah Provinsi NTB meluncurkan program irigasi tetes. Program tersebut dimaksudkan mengatasi kekeringan lahan pertanian, khususnya saat kemarau. Dalam perencanaannya mekanisme kerja instalasi irigasi tetes tersebut bersumber dari lima pompa air dengan kapasitas besar. Kemudian air dialiri melalui pipa penghubung yang membentang di lahan 200 hektare.

Baca juga: Saluran Irigasi Direhabilitasi, Produktivitas di Belawa Wajo Meningkat



Dari pipa utama, terdapat pipa tambahan yang bercabang menjulur ke area persawahan. Air dari pompa akan diatur alirannya melalui pipa pipa kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!