1.000 Sekolah Islam Mau Ditutup, MUI Minta Indonesia Berupaya Hentikan Srilanka
Senin, 15 Maret 2021 - 20:52 WIB
Wakil Ketua MUI Anwar Abbas meminta Pemerintah Indonesia mengupayakan dialog dengan Pemerintah Srilanka untuk menghentikan penutupan sekolah-sekolah Islam. Foto/mui
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Anwar Abbas mengecam keras kebijakan Pemerintah Srilanka yang menutup sekitar 1.000 sekolah Islam. baginya itu adalah tindakan kekerasan dan teroristik yang dilakukan Srilanka kepada umat Islam di negara tersebut.
"Tindakan tersebut jelas2 akan sangat2 menyakiti hati umat islam tifak hanya umat Islam Srilanka tapi juga umat Islam di seluruh dunia," katanya, Senin (15/3/2021).
(Baca: Sri Lanka Melarang Burqa, Menutup Lebih dari Seribu Sekolah Islam)
Untuk itu, pihaknya mendesak pemerintah Srilanka agar menghentikan kebijakan tersebut karena hal itu jelas-jelas mencerminkan sikap islamic phobia yang tidak bisa diterima karena akan merusak dan mengganggu hak-hak umat islam dan ketentraman dunia.
"Kedua MUI meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan usaha dan upaya bagi menghentikan tindakan Pemerintah Srilanka yang berkelebihan tersebut yang sudah tidak lagi menghormati hak-hak kebebasan beragama dari umat Islam Srilanka," paparnya.
Ketiga, kalau seandainya pemerintah Srilanka terlalu dihantui oleh tindakan-tindakan kekerasan dan terorisme maka langkah yang harus ditempuh dan diambil bukanlah dengan menutup sekolah-sekolah Islam melainkan meningkatkan kemampuan para intelijennya.
"Tindakan tersebut jelas2 akan sangat2 menyakiti hati umat islam tifak hanya umat Islam Srilanka tapi juga umat Islam di seluruh dunia," katanya, Senin (15/3/2021).
(Baca: Sri Lanka Melarang Burqa, Menutup Lebih dari Seribu Sekolah Islam)
Untuk itu, pihaknya mendesak pemerintah Srilanka agar menghentikan kebijakan tersebut karena hal itu jelas-jelas mencerminkan sikap islamic phobia yang tidak bisa diterima karena akan merusak dan mengganggu hak-hak umat islam dan ketentraman dunia.
"Kedua MUI meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan usaha dan upaya bagi menghentikan tindakan Pemerintah Srilanka yang berkelebihan tersebut yang sudah tidak lagi menghormati hak-hak kebebasan beragama dari umat Islam Srilanka," paparnya.
Ketiga, kalau seandainya pemerintah Srilanka terlalu dihantui oleh tindakan-tindakan kekerasan dan terorisme maka langkah yang harus ditempuh dan diambil bukanlah dengan menutup sekolah-sekolah Islam melainkan meningkatkan kemampuan para intelijennya.
Lihat Juga :