Vonis Jenderal Pengawal Djoko Tjandra Selengkapnya di iNews Sore Pukul 15.45 WIB

Rabu, 10 Maret 2021 - 15:07 WIB
Vonis Jenderal Pengawal Djoko Tjandra Selengkapnya di iNews Sore Pukul 15.45 WIB
JAKARTA - Jejak licinnya buronan kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra, terbuka dalam pengadilan. Pihak-pihak yang membantunya satu per satu mendapat hukuman.

Dua Jenderal polisi yang terlibat dalam drama pelarian Djoko Tjandra, divonis hari ini. Salah satunya Brigjen Pol Prasetio Utomo, divonis lebih berat dari tuntutan jaksa, yaitu 3,5 tahun penjara.



Majelis hakim menyatakan, Brigjen Prasetijo Utomo telah terbukti secara sah bersalah menerima suap sebesar 100.000 dolar AS dari terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra. Suap itu sebagai upaya untuk menghapus nama Djoko Tjandra dari Daftar pencarian Orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Brigjen Prasetijo Utomo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," ujar Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis saat membacakan amar putusan di ruang sidang Hatta Ali, Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (10/3/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!