DPR Minta Pemerintah Perkuat Sektor Perikanan

Selasa, 19 Mei 2020 - 08:32 WIB
Foto: dok/SINDOphoto
JAKARTA - Pemerintah diminta memperkuat grand design pengembangan sektor perikanan dan hasil laut agar potensi yang ada bisa digarap secara optimal untuk meningkatkan ekonomi rakyat dan sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Langkah ini menjadi sangat penting karena sektor ini mempunyai potensi kontribusi yang besar untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascawabah Covid-19.

“Potensi sektor perikanan kita sangat besar, menurut data bisa mencapai lebih 60 juta ton per tahun, baik dari penangkapan maupun budi daya. Namun, selama ini belum tergarap secara optimal sehingga industri perikanan terpaksa impor untuk memenuhi bahan bakunya,” tegas Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (KORINBANG) Rachmat Gobel di Jakarta kemarin. (Baca: Perkuat Sektor Perikanan lewat Nelaya Go Online)



Sebagai satu di antara negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, Indonesia mempunyai potensi perikanan sampai 67 juta ton per tahun, baik yang berasal dari ikan tangkap maupun ikan budi daya. Potensi produksi lestari Maximum Sustainable Yield (MSY) mencapai 10 juta ton per tahun, di mana potensi tangkap laut sekitar 9 juta ton dan perikanan tangkap di perairan darat (danau, sungai, waduk, dan rawa) sekitar 1 juta ton per tahun. Sisanya, sekitar 57 juta ton per tahun, adalah potensi perikanan budi daya, baik budi daya laut (marineculture), budi daya perairan payau (tambak), maupun budi daya perairan tawar (darat).

“Dengan potensi tersebut, sektor perikanan harus bisa menjadi salah satu tumpuan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat, baik melalui proses peningkatan nilai tambah hasil produksi nelayan maupun lewat penyerapan lapangan kerja,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!