Angka Kematian COVID-19 Jatim Tertinggi, Didominasi Pengidap Diabetes
Senin, 08 Maret 2021 - 12:09 WIB
Petugas pemakaman dengan menggunakan pakaian APD lengkap memasukan peti jenazah pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021). FOTO/SINDOnews/YORRI FALRI
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan, dalam setahun pandemi, Provinsi Jawa Timur mencatatkan angka kematian COVID-19 tertinggi. Provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Barat menyusul di belakangnya.
"Saya ingin menunjukkan tentang data-data secara nasional selama 1 tahun terakhir, baik kasus aktif, angka kesembuhan, dan juga angka kematian. Secara umum angka kesembuhan sudah semakin baik ya. Kemudian juga kasus aktif sudah semakin menurun," kata Doni dikutip dalam keterangan rapat Penguatan Koordinasi Pelaksanaan PPKM Mikro dan Posko Covid-19 di Desa/Kelurahan secara virtual, Senin (8/3/2021).
Doni mengingatkan agar angka kematian juga harus diperhatikan, khususnya Jawa Timur yang telah mencatatkan angka 9.000 lebih kematian. "Kita juga harus perhatikan adalah angka kematian. Kalau kita lihat di sini angka kematian secara nasional mulai dari awalnya kasus, sampai dengan hari ini, maka peringkat pertama ditempati oleh Jawa Timur dengan jumlah kematian lebih dari 9.000 jiwa. Kemudian berturut-turut Jawa Tengah, kemudian Jakarta, Jawa Barat," katanya.
Baca juga: Kelabakan Tak Miliki Anggaran, Mensos Risma Hentikan Bantuan Kematian COVID-19
"Saya ingin menunjukkan tentang data-data secara nasional selama 1 tahun terakhir, baik kasus aktif, angka kesembuhan, dan juga angka kematian. Secara umum angka kesembuhan sudah semakin baik ya. Kemudian juga kasus aktif sudah semakin menurun," kata Doni dikutip dalam keterangan rapat Penguatan Koordinasi Pelaksanaan PPKM Mikro dan Posko Covid-19 di Desa/Kelurahan secara virtual, Senin (8/3/2021).
Doni mengingatkan agar angka kematian juga harus diperhatikan, khususnya Jawa Timur yang telah mencatatkan angka 9.000 lebih kematian. "Kita juga harus perhatikan adalah angka kematian. Kalau kita lihat di sini angka kematian secara nasional mulai dari awalnya kasus, sampai dengan hari ini, maka peringkat pertama ditempati oleh Jawa Timur dengan jumlah kematian lebih dari 9.000 jiwa. Kemudian berturut-turut Jawa Tengah, kemudian Jakarta, Jawa Barat," katanya.
Baca juga: Kelabakan Tak Miliki Anggaran, Mensos Risma Hentikan Bantuan Kematian COVID-19
Lihat Juga :