Gatot Nurmantyo Tolak Lengserkan AHY, Eks Waketum Gerindra: Dia Bukan Pecundang
Senin, 08 Maret 2021 - 07:46 WIB
Mulanya Gatot enggan berkomentar soal keterlibatan Moeldoko. Lalu ia bercerita pernah ditawari kursi pimpinan Demokrat dengan cara melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terlebih dulu. Pada saat itu juga Gatot langsung menolak tawaran tersebut.
"Ada juga yang datang ke saya. (Mereka) datang, oh menarik juga, bagaimana prosesnya? 'Begini Pak nanti kita bikin KLB, nanti yang dilakukan adalah kita menjatuhkan, mengganti AHY dulu (lewat) mosi tidak percaya akhirnya AHY turun. Setelah AHY turun baru pemilihan, Bapak pasti deh nanti begini begini'..," kata Gatot menirukan ucapan orang yang menawarinya kursi pimpinan Demokrat.
Arief melanjutkan saat menjabat Panglima TNI, Gatot Nurmantyo adalah sosok yang selalun menjaga dan teman diskusi Jokowi. "Ini ku buka ya..Saat Jokowi terpilih 2014 dan parpol belum mayoritas dikuasai oleh Jokowi Jenderal Gatot Nurmantyo lah yang selalu menjaga dan pasang badan untuk Jokowi dan selalu jadi teman diskusi Presiden Jokowi," cuit Arief.Baca juga: KLB Digelar Sangat Cepat, Moeldoko Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Demokrat
"Ada juga yang datang ke saya. (Mereka) datang, oh menarik juga, bagaimana prosesnya? 'Begini Pak nanti kita bikin KLB, nanti yang dilakukan adalah kita menjatuhkan, mengganti AHY dulu (lewat) mosi tidak percaya akhirnya AHY turun. Setelah AHY turun baru pemilihan, Bapak pasti deh nanti begini begini'..," kata Gatot menirukan ucapan orang yang menawarinya kursi pimpinan Demokrat.
Arief melanjutkan saat menjabat Panglima TNI, Gatot Nurmantyo adalah sosok yang selalun menjaga dan teman diskusi Jokowi. "Ini ku buka ya..Saat Jokowi terpilih 2014 dan parpol belum mayoritas dikuasai oleh Jokowi Jenderal Gatot Nurmantyo lah yang selalu menjaga dan pasang badan untuk Jokowi dan selalu jadi teman diskusi Presiden Jokowi," cuit Arief.Baca juga: KLB Digelar Sangat Cepat, Moeldoko Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Demokrat
(dam)
Lihat Juga :