Kalau Ada Pertumpahan Darah, Andi Arief Ingatkan Mahfud MD Diam Seribu Bahasa

Jum'at, 05 Maret 2021 - 14:09 WIB
Namun Andi Arief menentang keras dari pelaksanaan KLB tersebut dan menuntut Menko Polhukam Mahfud MD untuk bisa melaksanakan tugasnya sebagai menteri terkait. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pendiri Partai Demokrat pendukung Kongres Luar Biasa (KLB) Max Sopacua mengklaim pelaksanaan KLB di Hotel The Hills, Sibolangit, Kota Medan, Sumatera Utara sudah memenuhi aspek legalitas sesuai yang diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Demokrat.

Baca juga: Disebut KLB Bodong, Demokrat Ungkap 1.200 Orang Bukan Pemilik Suara Sah



"Ini Satgas Covid-19 sudah datang ke sini. Mereka datang untuk melihat bagaimana pengaturan di kongres ini," kata Max Sopacua, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Kisruh KLB Demokrat, Pengamat: Semua Kubu Punya Argumentasi Masing-masing

Namun Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menentang keras dari pelaksanaan KLB tersebut dan menuntut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD untuk bisa melaksanakan tugasnya sebagai menteri terkait.

Andi Arief menegaskan, jangan sampai pelaksanaan KLB ini memunculkan konflik antar kader. "Kalau ada pertumpahan darah, saya sudah ingatkan Prof @mohmahfudmd yang sampai pagi ini diam seribu bahasa," kata Andi Arief seperti dikutip SINDOnews dari akun Twitternya, @AndiArief_ID.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!