Covid-19 Masih Melanda, PKS Soroti Relevansi Pemindahan Ibu Kota Baru

Kamis, 04 Maret 2021 - 11:10 WIB
Dia menilai akan ada potensi menyebabkan deforestasi yang kian larut jika dipaksakan mengingat Pulau Kalimantan termasuk Kaltim selama ini dikenal sebagai “paru-paru dunia”. Luas hutan tropis di pulau tersebut mencapai 40,8 juta hektare. Kaltim menyumbang 12,6 juta hektare (31%) kawasan hutan.

"Covid-19 menyadarkan kita bahwa bangunan fisik bukan investasi yang menguntungkan. Orang-orang sudah terbiasa berkegiatan online, ke depan harus memperhatikan aspek fleksibilitas," katanya.Baca juga: Proyek Ibu Kota Baru Berlanjut, Bukan Pakai Duit Pemerintah Tapi Swasta

Menurut anggota Komisi II DPR ini, pembangunan manusia lebih penting, apalah artinya ibu kota baru yang hebat tap masyarakatnya rentan. "Perlu dipikirkan model pembangunan Indonesia yang baru dengan pendekatan yang baru," katanya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!