Mutasi Covid-19 dari Inggris Masuk Indonesia, Epidemiolog: Kecepatan Penularan Lebih Tinggi
Rabu, 03 Maret 2021 - 09:23 WIB
Ilustrasi/SINDOnews/Wawan Bastian
JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan penemuan virus mutasi baru Covid-19 dari Inggris B117 harus diwaspadai. Pasalnya, virus ini diyakini lebih menular serta memicu kenaikan kasus Covid-19 .
"Kado satu tahun setelah Presiden Jokowi umumkan kasus Covid-19 , upaya pengendalian belum berhasil, dilaporkan kasus dengan varian baru yang lebih mudah menular," kata Pandu dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).
Pandu mengatakan bahwa yang perlu diperhatikan saat ini adalah upaya pencegahan yang harus diutamakan. Terutama peran surveilans dari Kementerian Kesehatan menjadi paling utama.
Baca juga: Update, 3.690 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri
Apalagi, kata Pandu, salah satu hal yang paling ditakutkan dari adanya virus baru B117 ini masuk ke Indonesia adalah kecepatan penularan yang lebih tinggi.
"Kado satu tahun setelah Presiden Jokowi umumkan kasus Covid-19 , upaya pengendalian belum berhasil, dilaporkan kasus dengan varian baru yang lebih mudah menular," kata Pandu dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).
Pandu mengatakan bahwa yang perlu diperhatikan saat ini adalah upaya pencegahan yang harus diutamakan. Terutama peran surveilans dari Kementerian Kesehatan menjadi paling utama.
Baca juga: Update, 3.690 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri
Apalagi, kata Pandu, salah satu hal yang paling ditakutkan dari adanya virus baru B117 ini masuk ke Indonesia adalah kecepatan penularan yang lebih tinggi.
Lihat Juga :