Catatan Setahun Penanganan COVID-19 di Indonesia
Senin, 01 Maret 2021 - 14:09 WIB
Dia menuturkan pemerintah telah mengevaluasi penerapan PSBB yang diakui memiliki beberapa kelemahan. Kemudian, kebijakan itu disempurnakan dengan PPKM dan PPKM skala mikro. Melalui PPKM, keterlibatan masyarakat dalam mengatasi penyebaran COVID-199 diharapkan lebih besar. Kebijakan lain, pemerintah mulai melaksanakan program vaksinasi COVID-19.
Menurut Rahmad, vaksinasi salah satu kunci keberhasilan dalam pengendalian COVID-19. "Kalau pelaksanaan vaksin sukses, saya percaya 17 Agustus kita bisa mengendalikan COVID-19," katanya. Baca juga: Berhasil Kendalikan Covid-19, Bupati Bogor Ade Yasin Naikkan Insentif RT/RW
Setelah berhasil mengendalikan COVID-19, kata dia, pekerjaan krusial selanjutnya adalah pemulihan ekonomi. Dia berharap masyarakat dan dunia usaha bisa menjaga optimisme bahwa ke depan ekonomi bisa pulih.
"Saya percaya kita akan segera recovery ekonomi. Memang butuh waktu, tapi optimisme jadi kata kunci yang harus kita garis bawahi. Ekonomi bisa pulih setelah kita benar-benar mengendalikan COVID-19," papar Rahmad.
Pemerintah menyalurkan bantuan sosial dan bantuan pangan nontunai yang nilainya lebih dari Rp203,9 triliun untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak COVID-19. Selain itu, ada juga program Kartu Prakerja yang menelan anggaran Rp20 triliun. Bantuan subsidi listrik 100% bagi konsumen yang menggunakan daya 450 watt.
Menurut Rahmad, vaksinasi salah satu kunci keberhasilan dalam pengendalian COVID-19. "Kalau pelaksanaan vaksin sukses, saya percaya 17 Agustus kita bisa mengendalikan COVID-19," katanya. Baca juga: Berhasil Kendalikan Covid-19, Bupati Bogor Ade Yasin Naikkan Insentif RT/RW
Setelah berhasil mengendalikan COVID-19, kata dia, pekerjaan krusial selanjutnya adalah pemulihan ekonomi. Dia berharap masyarakat dan dunia usaha bisa menjaga optimisme bahwa ke depan ekonomi bisa pulih.
"Saya percaya kita akan segera recovery ekonomi. Memang butuh waktu, tapi optimisme jadi kata kunci yang harus kita garis bawahi. Ekonomi bisa pulih setelah kita benar-benar mengendalikan COVID-19," papar Rahmad.
Pemerintah menyalurkan bantuan sosial dan bantuan pangan nontunai yang nilainya lebih dari Rp203,9 triliun untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak COVID-19. Selain itu, ada juga program Kartu Prakerja yang menelan anggaran Rp20 triliun. Bantuan subsidi listrik 100% bagi konsumen yang menggunakan daya 450 watt.
Lihat Juga :