Pro Kontra Kerumunan Jokowi di NTT, Tim Protokoler dan Paspampres Perlu Tinjau Kembali SOP
Minggu, 28 Februari 2021 - 07:45 WIB
Kendati demikian, dia berharap peristiwa seperti di NTT tidak terulang. Protokoler dan Paspampres perlu meninjau kembali SOP dalam mengatur kunjungan kerja presiden. "Karena kegiatan tersebut akan terus berkesinambungan," pungkas Inas.
Hal senada disampaikan sosiolog Universitas Nasional Sigit Rohadi. "Respons masyarakat terhadap presiden pasti antusias, apalagi di Indonesia Timur," ujar Sigit.
Sigit berpendapat ada kelemahan pengamanan di tingkat daerah sehingga warga bisa berkerumunan. Namun, dia menilai kerumunan di NTT dan kerumunan saat Habib Rizieq Shihab menikahkan anaknya berbeda. Baca juga: Soal Kerumunan Jokowi di NTT, PKS Ingatkan Indonesia Masih Zona Bahaya COVID-19
"Karena presiden tidak aktif seperti mengundang atau sejenisnya tapi tetap saja menimbulkan sinisme sebagian masyarakat," kata Sigit.
Hal senada disampaikan sosiolog Universitas Nasional Sigit Rohadi. "Respons masyarakat terhadap presiden pasti antusias, apalagi di Indonesia Timur," ujar Sigit.
Sigit berpendapat ada kelemahan pengamanan di tingkat daerah sehingga warga bisa berkerumunan. Namun, dia menilai kerumunan di NTT dan kerumunan saat Habib Rizieq Shihab menikahkan anaknya berbeda. Baca juga: Soal Kerumunan Jokowi di NTT, PKS Ingatkan Indonesia Masih Zona Bahaya COVID-19
"Karena presiden tidak aktif seperti mengundang atau sejenisnya tapi tetap saja menimbulkan sinisme sebagian masyarakat," kata Sigit.
(kri)
Lihat Juga :