Kementan Menambah 13.000 Ton Pupuk Subsidi untuk Cianjur

Jum'at, 26 Februari 2021 - 11:52 WIB
Sementara, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam mendengar keluhan petani di sejumlah daerah mengenai keberadaan pupuk.

"Kita sudah menyiapkan berbagai langkah dan strategi untuk mengamankan kebutuhan pupuk para petani. Salah satu upaya yang kita tempuh adalah melakukan realokasi pupuk subsidi tersebut bila ada daerah yang kekurangan," ujarnya.

Sarwo Edhy menjelaskan, salah satu langkah yang akan diambil adalah akan menarik alokasi pupuk daerah yang ketersediaan pupuknya berlebih. "Kita juga akan melakukan realokasi untuk daerah kebutuhannya telah tercukupi dan memiliki stok lebih, kita akan tarik ke daerah yang masih kurang pupuknya. Langkah ini bisa lebih efektif dalam menghadapi permasalahan," tuturnya.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, pada 2020 Kabupaten Cianjur hanya mempunyai alokasi pupuk subsidi sebanyak 35.000 ton. Namun pada 2021 bertambah 13.000 ton sehingga totalnya menjadi 48.000 ton untuk menjamin ketersediaan pupuk.

“Kemarin petani sempat mengalami kesulitan mendapatkan pupuk karena alokasi dari pemerintah yang sudah habis. Oleh karena itu kita tambah,” ujarnya, Kamis (18/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!