PDIP-Demokrat Menghangat, Andi Arief Minta Hasto Tak Benturkan Mega dengan SBY

Kamis, 18 Februari 2021 - 12:27 WIB
Hasto juga mengatakan rakyat bisa menilai bahwa SBY telah menzalimin dirinya sendiri demi politik pencitraan. "Jadi kini rakyat bisa menilai bahwa apa yang dulu dituduhkan oleh Pak SBY telah dizalimi oleh Bu Mega, ternyata kebenaran sejarah membuktikan bahwa Pak SBY menzalimi dirinya sendiri demi politik pencitraan," tuturnya.

Dia juga mengungkap sebuah kisah yang disampaikan oleh Almarhun Prof Dr Cornelis Lay. Bahwa sebelum SBY ditetapkan sebagai Menko Polhukam di Kabinet Gotong Royong yang dipimpin Presiden Megawati Soekarnoputri, saat itu ada elite partai yang mempertanyakan keterkaitan SBY sebagai menantu Sarwo Edhie yang dipersepsikan berbeda dengan Bung Karno, dan juga terkait dengan serangan kantor DPP PDI tanggal 27 Juli 1996.

"Namun sikap Megawati Soekarnoputri yang lebih mengedepankan rekonsiliasi nasional dan semangat persatuan lalu mengatakan: 'Saya mengangkat Pak SBY sebagai Menko Polhukam bukan karena menantu Pak Sarwo Edhie. Saya mengangkat dia karena dia adalah TNI, Tentara Nasional Indonesia," kata Hasto mengungkapkan ucapan Megawati sebagaimana disampaikan Prof Cornelis.

Menanggapi pernyataan Hasto, Andi Arief berekasi. Dia menilai Marzuki Alie telah mengarang. Andi juga mempertanyakan pernyataan Hasto yang membawa-bawa nama Jenderal Sarwo Edhie Wibowo.

"Hari ini Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membuat release menanggapi statement hantu Pak Marzuki Alie. Kenapa hantu, karena Marzuki memgarang bebas. Lebih mengejutkan saya, ternyata ada dendam PDIP terhadap SBY karena sebagai menantu Jenderal Sarwo Edhie Wibowo. Dendam Ideologis?" cuit Andi Arief.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!