Gibran Terganjal Syarat Usia Capres, Mungkinkah Terbit Perppu?

Rabu, 17 Februari 2021 - 11:08 WIB
Gibran Rakabuming Raka. Foto/Dok SINDO
JAKARTA - Syarat usia minimal 40 tahun sebagai calon presiden ( capres ) dan calon wakil presiden ( cawapres ) dalam Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) menjadi kendala Gibran Rakabuming Raka untuk bisa maju di Pilpres 2024 . Pasalnya, Gibran Rakabuming Raka kelahiran Surakarta 1 Oktober 1987 alias berusia 33 tahun saat ini.

Sehingga, pada tahun 2024 mendatang, usia putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu baru sekitar 37 tahun. Direktur Indonesia Political Review Ujang Komarudin mengakui bahwa Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terkait perubahan syarat minimal usia capres dan cawapres itu bisa dikeluarkan Presiden Jokowi agar Gibran bisa maju di Pilpres 2024 .



Namun, penerbitan sebuah Perppu itu harus memenuhi syarat atau didasari hal ihwal kegentingan memaksa. "Skenario membuat Perppu akan sulit dilakukan, karena harus ada syarat adanya kegentingan memaksa," ujar Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Rabu (17/2/2021).

Menurut Ujang, selain penerbitan Perppu, Gibran Rakabuming Raka bisa mengajukan Judicial Review (JR) atau uji materi syarat minimal usia capres dan cawapres dalam Undang-Undang Pemilu itu ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Yang memungkinkan yaitu ajukan JR ke MK. Di MK mungkin masih bisa digoyang-goyang pasal tersebut," kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) ini.





Baca juga: Gibran Tak Memenuhi Syarat Maju Pilpres 2024, Ini Penyebabnya


Kendati demikian, Ujang berpendapat bahwa usia minimal 40 tahun sebagai salah satu syarat capres dan cawapres dalam Undang-Undang Pemilu saat ini sudah ideal. "Karena menunjukkan kematangan seseorang. Dan Nabi Muhammad diangkat jadi Rasul juga di usia 40 tahun," pungkasnya.
Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
(zik)
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More