Suharjito Pernah Diminta Siapkan Rp5 Miliar untuk Edhy Prabowo
Kamis, 11 Februari 2021 - 18:51 WIB
Tim uji tuntas inilah yang kemudian memeriksa permohonan program BBL PT DPP. Setelah sering melakukan koordinasi dan mengadakan persentasi, Jaksa menyebut perizinan untuk PT DPP belum dikeluarkan oleh KKP.
(Baca:Dicecar DPR Soal Ekspor Benur & Cantrang, Begini Jawaban Trenggono)
Lantas, Manager Operasional Kapal PT DPP Agus Kurniyawanto dan Ardy Wijaya menemui Safri menanyakan perkembangan perizinan budidaya BBL PT DPP. Saat itu, Safri disebut jaksa meminta agar PT DPP memberi uang Rp5 miliar untuk Edhy Prabowo jika ingin mendapatkan izin budidaya BBL.
Suharjito didakwa telah menyuap Edhy Prabowo sebesar 103.000 dolar AS atau setara Rp1,4 miliar dan Rp706.055.440 (Rp706 juta). Total keseluruhan suap yang diberikan Suharjito untuk Edhy Prabowo tersebut ditaksir mencapai Rp2,1 miliar.
Suap sebesar Rp2,1 miliar tersebut, disebut-sebut untuk mempercepat proses rekomendasi persetujuan pemberian izin budidaya sebagai salah satu syarat pemberian izin ekspor Benih Bening Lobster (BBL) kepada PT. Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPPP). Atau dengan kata lain, suap itu untuk memuluskan PT DPPP memperoleh izin ekspor benih lobster (benur).
(Baca:Dicecar DPR Soal Ekspor Benur & Cantrang, Begini Jawaban Trenggono)
Lantas, Manager Operasional Kapal PT DPP Agus Kurniyawanto dan Ardy Wijaya menemui Safri menanyakan perkembangan perizinan budidaya BBL PT DPP. Saat itu, Safri disebut jaksa meminta agar PT DPP memberi uang Rp5 miliar untuk Edhy Prabowo jika ingin mendapatkan izin budidaya BBL.
Suharjito didakwa telah menyuap Edhy Prabowo sebesar 103.000 dolar AS atau setara Rp1,4 miliar dan Rp706.055.440 (Rp706 juta). Total keseluruhan suap yang diberikan Suharjito untuk Edhy Prabowo tersebut ditaksir mencapai Rp2,1 miliar.
Suap sebesar Rp2,1 miliar tersebut, disebut-sebut untuk mempercepat proses rekomendasi persetujuan pemberian izin budidaya sebagai salah satu syarat pemberian izin ekspor Benih Bening Lobster (BBL) kepada PT. Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPPP). Atau dengan kata lain, suap itu untuk memuluskan PT DPPP memperoleh izin ekspor benih lobster (benur).
(muh)
Lihat Juga :