Setelah Sinovac, Gantian AstraZeneca yang Menunggu Izin BPOM
Senin, 08 Februari 2021 - 20:47 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 BPOM Rizka Andalusia mengatakan, pemerintah sebelumnya telah menetapkan tujuh jenis vaksin yang digunakan di Indonesia. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 BPOM Rizka Andalusia mengatakan, pemerintah sebelumnya telah menetapkan tujuh jenis vaksin yang digunakan di Indonesia. Namun baru ada satu jenis vaksin dari tujuh jenis vaksin yang telah mendapatkan izin penggunaan atau emergency use of authorization (EUA) dari BPOM yakni vaksin coronavac produksi Sinovac.
(Baca juga: Maksimalkan Penanganan Covid-19, Pemda Pangandaran Galakan Vaksinasi)
Rizka mengatakan, BPOM akan berupaya mengevaluasi vaksin-vaksin lainnya. "Tentunya setelah menyetujui vaksin Coronavac ini, BPOM akan terus berupaya untuk mengevaluasi beberapa vaksin yang akan digunakan pemerintah dalam program vaksinasi," kata Rizka dalam konferensi pers, Senin (8/2/2021).
(Baca juga: Crazy Rich Helena Lim Dapat Vaksin Gratis, Netizen : Selalu Ada Celah Untuk Berbisnis)
"Standar dan persyaratan yang diterapkan BPOM dalam mendukung ketersediaan vaksin yang aman, berkhasiat dan bermutu selalu diterapkan sesuai standar internasional yang ditetapkan oleh WHO," ucapnya.
(Baca juga: Hasil Meragukan, Afsel Tunda Program Vaksinasi dengan Vaskin AstraZeneca)
(Baca juga: Maksimalkan Penanganan Covid-19, Pemda Pangandaran Galakan Vaksinasi)
Rizka mengatakan, BPOM akan berupaya mengevaluasi vaksin-vaksin lainnya. "Tentunya setelah menyetujui vaksin Coronavac ini, BPOM akan terus berupaya untuk mengevaluasi beberapa vaksin yang akan digunakan pemerintah dalam program vaksinasi," kata Rizka dalam konferensi pers, Senin (8/2/2021).
(Baca juga: Crazy Rich Helena Lim Dapat Vaksin Gratis, Netizen : Selalu Ada Celah Untuk Berbisnis)
"Standar dan persyaratan yang diterapkan BPOM dalam mendukung ketersediaan vaksin yang aman, berkhasiat dan bermutu selalu diterapkan sesuai standar internasional yang ditetapkan oleh WHO," ucapnya.
(Baca juga: Hasil Meragukan, Afsel Tunda Program Vaksinasi dengan Vaskin AstraZeneca)
Lihat Juga :