Jelang Imlek, Gus Yaqut Kenang Momen Berburu Angpao Bareng Santri
Jum'at, 05 Februari 2021 - 14:19 WIB
Rasa persaudaraan, kebahagiaan, dan kebersamaan saat itu masih dirasakan Gus Yaqut hingga saat ini. Lebih lanjut, dia menilai Hari Raya Imlek pada 12 Februari 2021 akan dirayakan di tengah situasi pandemi covid-19 yang masih mewabah.
“Situasi sekarang berbeda, Indonesia dan dunia sedang mengalami pandemi Covid-19. Saya kira umat Konghucu juga harus mawas diri bahwa perayaan Imlek itu bisa dirayakan dengan cara yang sederhana dan mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.Baca juga: Libur Panjang Imlek, Ridwan Kamil Minta Warga Berdiam Diri di Rumah
Dia mengatakan sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh Konghucu dan tokoh Tionghoa untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama perayaan Imlek tahun ini. Salah satunya, menggelar perayaan secara virtual.
“Saya kira saling mengunjungi atau silaturahmi bisa diganti dengan cara-cara saling menjaga satu dengan yang lainnya dari pandemi Covid-19. Misalnya dengan cara virtual," tuturnya.
Meskipun dirayakan dengan sederhana, kata dia, Imlek tidak akan kehilangan maknanya sebagai momen bagi umat Konghucu mengungkapkan rasa syukur. “Ini momen bersyukur bahwa selama setahun dalam perlindungan dan keberkahan dari Tuhan dan berharap di tahun berikutnya akan mendapatkan keberkahan dan perlindungan yang lebih baik lagi,” katanya.
“Situasi sekarang berbeda, Indonesia dan dunia sedang mengalami pandemi Covid-19. Saya kira umat Konghucu juga harus mawas diri bahwa perayaan Imlek itu bisa dirayakan dengan cara yang sederhana dan mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.Baca juga: Libur Panjang Imlek, Ridwan Kamil Minta Warga Berdiam Diri di Rumah
Dia mengatakan sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh Konghucu dan tokoh Tionghoa untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama perayaan Imlek tahun ini. Salah satunya, menggelar perayaan secara virtual.
“Saya kira saling mengunjungi atau silaturahmi bisa diganti dengan cara-cara saling menjaga satu dengan yang lainnya dari pandemi Covid-19. Misalnya dengan cara virtual," tuturnya.
Meskipun dirayakan dengan sederhana, kata dia, Imlek tidak akan kehilangan maknanya sebagai momen bagi umat Konghucu mengungkapkan rasa syukur. “Ini momen bersyukur bahwa selama setahun dalam perlindungan dan keberkahan dari Tuhan dan berharap di tahun berikutnya akan mendapatkan keberkahan dan perlindungan yang lebih baik lagi,” katanya.
(dam)
Lihat Juga :