Distribusi Bansos Jabar Tahap Pertama Selesai Sebelum Idulfitri
Sabtu, 16 Mei 2020 - 21:44 WIB
"Untuk daerah perkotaan penyaluran bisa diselesaikan lebih cepat, sedangkan untuk daerah-daerah yang terpencil membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Kendala lain adalah bila ada penolakan penyaluran baik dari masyarakat maupun aparat, hal ini membuat target penyaluran menjadi mundur dan tidak dapat diselesaikan sesuai waktu yang disepakati," katanya.
Guna menyelesaikan kendala tersebut, kata Arifin, pihaknya intens berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan TNI/POLRI. Tujuannya supaya pendistribusian berjalan optimal. "Monitoring dan evaluasi secara berkala terus dilakukan agar setiap permasalahan yang muncul dapat segera dicarikan solusinya dan diselesaikan," ucapnya.
Pendataan penerima bantuan sosial di Jabar bukan perkara mudah karena ada delapan jenis bantuan dari instansi yang berbeda-beda. Pendataan secara berjenjang dan keterlibatan semua pihak amat krusial. Selain agar tepat sasaran dan berkeadilan, polemik di masyarakat dapat ditekan, terutama saat pendistribusian.
Di Jabar, Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah dengan tingkat akurasi yang tinggi, yakni 92,81 persen. Tingginya tingkat akurasi data yang diusulkan Kabupaten Sumedang, membuat proses distribusi bansos provinsi maupun bansos lainnya berjalan optimal, dan tidak ada polemik di masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Herman Suryatman menyatakan, pendistribusian bansos, baik dari kabupaten maupun provinsi, berjalan lancar dan tidak ada polemik atau dinamika di masyarakat. Akurasi pendistribusian bansos kabupaten pun mencapai 99 persen.
Guna menyelesaikan kendala tersebut, kata Arifin, pihaknya intens berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan TNI/POLRI. Tujuannya supaya pendistribusian berjalan optimal. "Monitoring dan evaluasi secara berkala terus dilakukan agar setiap permasalahan yang muncul dapat segera dicarikan solusinya dan diselesaikan," ucapnya.
Pendataan penerima bantuan sosial di Jabar bukan perkara mudah karena ada delapan jenis bantuan dari instansi yang berbeda-beda. Pendataan secara berjenjang dan keterlibatan semua pihak amat krusial. Selain agar tepat sasaran dan berkeadilan, polemik di masyarakat dapat ditekan, terutama saat pendistribusian.
Di Jabar, Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah dengan tingkat akurasi yang tinggi, yakni 92,81 persen. Tingginya tingkat akurasi data yang diusulkan Kabupaten Sumedang, membuat proses distribusi bansos provinsi maupun bansos lainnya berjalan optimal, dan tidak ada polemik di masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang Herman Suryatman menyatakan, pendistribusian bansos, baik dari kabupaten maupun provinsi, berjalan lancar dan tidak ada polemik atau dinamika di masyarakat. Akurasi pendistribusian bansos kabupaten pun mencapai 99 persen.
Lihat Juga :