Pendiri Demokrat Ungkap Moeldoko Didorong Jadi Ketum Sudah Lama

Rabu, 03 Februari 2021 - 13:50 WIB
Salah satu Pendiri Partai Demokrat, Etty Manduapessy tidak sepakat dengan tuduhan sejumlah loyalis AHY yang menyebut Kepala KSP Moeldoko terlibat dalam upaya kudeta partai berlambang mercy itu. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Salah satu Pendiri Partai Demokrat , Etty Manduapessy tidak sepakat dengan tuduhan sejumlah loyalis Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) yang menyebut Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko terlibat dalam upaya kudeta atau pengambilalihan partai berlambang mercy itu. Etty yakin, Moeldoko tidak memiliki ambisi untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.

Sebab, kata Etty, sebenarnya Moeldoko sudah didorong para Pendiri Partai Demokrat untuk memimpin partai berlambang mercy itu sejak sekitar dua tahun lalu. “Bukan Pak Moeldoko punya ambisi untuk mengambil alih Demokrat, salah. Ada gagasan dari pendiri-pendiri untuk minta kesediaan Pak Moeldoko menjadi ketua umum Partai Demokrat,” ujar Etty saat dihubungi SINDOnews, Rabu (3/2/2021). Baca juga: Pendiri Demokrat Sayangkan AHY Pakai Istilah Kudeta Soal Masalah Internal Partai



Gagasan itu, kata dia, muncul sebelum dilaksanakannya Kongres Partai Demokrat di Jakarta yang menjadikan AHY sebagai Ketua Umum atau saat masa bhakti SBY akan berakhir sebagai Ketua Umum. “Sesudah SBY mau turun tahta kita sudah mau minta Pak Moeldoko untuk itu, itu cerita lama, zamannya Pak Ventje Rumangkang masih hidup, dua tahun lalu itu,” jelas Etty.

Sebab, AHY dianggap belum pantas menduduki Ketua Umum Partai Demokrat. Dia mengungkapkan para Pendiri Partai Demokrat sudah membaca skenario SBY menyiapkan AHY untuk menjadi Ketua Umum. Tebakan para pendiri Partai Demokrat itu muncul setelah AHY diminta SBY untuk meninggalkan dunia militer, sebelum gelaran Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!