Wapres Ma'ruf Amin: Kita Masih Tetap Berdosa Kalau Belum Terjadi Herd Immunity
Selasa, 02 Februari 2021 - 13:22 WIB
"Covid itu bahaya, bukan lagi diduga. (Dalam tafsir Al-Munir) yang diduga saja wajib untuk dihindari, apalagi yang sudah diyakini (bahayanya) seperti Covid," terang mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.
Baca juga: Kemenkes Optimistis Vaksinasi 1,5 Juta Tenaga Kesehatan Selesai Akhir Februari
Lebih lanjut, Ma'ruf mengatakan bahwa manfaat vaksin Covid-19 baru bisa efektif apabila sudah terjadi kekebalan kelompok atau herd immunity. "Vaksinasi itu bisa efektif kalau sudah terjadi herd immunity , itu bisa tercapai kalau sudah vaksinasinya 70 persen atau 182 juta. Oleh karena itu kewajiban bervaksin tidak akan gugur sebelum terjadinya vaksinasi sampai 182 (juta penduduk). Artinya kita masih tetap berdosa kalau belum terjadi herd immunity," pungkasnya.
Baca juga: Kemenkes Optimistis Vaksinasi 1,5 Juta Tenaga Kesehatan Selesai Akhir Februari
Lebih lanjut, Ma'ruf mengatakan bahwa manfaat vaksin Covid-19 baru bisa efektif apabila sudah terjadi kekebalan kelompok atau herd immunity. "Vaksinasi itu bisa efektif kalau sudah terjadi herd immunity , itu bisa tercapai kalau sudah vaksinasinya 70 persen atau 182 juta. Oleh karena itu kewajiban bervaksin tidak akan gugur sebelum terjadinya vaksinasi sampai 182 (juta penduduk). Artinya kita masih tetap berdosa kalau belum terjadi herd immunity," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :