BMKG Sebut Gempa Merusak Terjadi 69 Kali di Sulawesi, 25 Picu Tsunami

Senin, 01 Februari 2021 - 14:58 WIB
Bahkan, Daryono mengatakan, sulit mencari wilayah mana yang tidak ada pusat gempanya. "Kalau kita melihat bahwa sulit bagi kita untuk mencari di mana wilayah yang tidak ada pusat gempanya. Sulawesi seluruhnya rawan gempa, yang paling rendah hanya di Makassar," kata Daryono.

Ia mengungkapkan, di Sulawesi ada 45 sesar aktif yang juga memicu terjadinya gempa dan tsunami. Segmen sesar aktif di Sulawesi tersebut menjadi pembangkit gempa di Majene-Mamuju beberapa waktu lalu. "Di Sulawesi ada 45 sesar aktif lebih dari itu yang belum teridentifikasi," katanya.

Baca juga: Pengguna Jalan Keluhkan Jalur Trans Sulawesi di Maros yang Rusak Parah

Meskipun, kata Daryono, gempa di Majene-Mamuju merupakan siklus gempa yang berulang. "Kalau kita melihat sejarah kegempaan di Sulbar, baik di Majene, Mamuju, maka kita kita melihat ada tujuh gempa yang berdampak destruktif. Tahun 1967 terjadi tsunami, 1969 juga memicu tsunami, gempa 1972, gempa 1984, gempa November 2020, gempa 14 dan 15 Januari 2021. Dan kalau perulangannya ada berapa? Setelah saya hitung gempa yang signifikan disini ada 10,8 tahunan," jelas Daryono.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!