Polemik Wajib Jilbab Siswa Nonmuslim, PKB Anggap Membahayakan
Minggu, 24 Januari 2021 - 14:58 WIB
Politikus PKB Anggia Ermarini mengatakan kewajiban nonmuslim mengenakan jilbab di SMKN 2 Padang membahayakan generasi pelajar. Foto: SINDOnews/Abdul Rochim
JAKARTA - Politikus PKB Anggia Ermarini menilai kasus di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat soal jilbab sebagai insiden yang membahayakan. Kebijakan sekolah mewajibkan siswa nonmuslim mengenakan jilbab mengancam generasi pelajar.
"Insiden ini membahayakan generasi pelajar karena sejak sekolah sudah diajarkan tidak berdaulat menjalankan keyakinan agamanya," ujar Anggia Ermarini yang juga Ketua DPW PKB Sumbar, melalui akun Instagram @anggiermarini, dikutip Minggu (24/1/2021).
(Baca: Mahfud MD: Jilbab Pernah Dilarang di Sekolah, Setelah Boleh Jangan Jadi Wajib)
Anggi yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR ini mengatakan, sikap sekolah yang menggunakan argumentasi bahwa hal itu adalah peraturan sekolah yang harus ditaati tidak bisa dibenarkan.
"Insiden ini membahayakan generasi pelajar karena sejak sekolah sudah diajarkan tidak berdaulat menjalankan keyakinan agamanya," ujar Anggia Ermarini yang juga Ketua DPW PKB Sumbar, melalui akun Instagram @anggiermarini, dikutip Minggu (24/1/2021).
(Baca: Mahfud MD: Jilbab Pernah Dilarang di Sekolah, Setelah Boleh Jangan Jadi Wajib)
Anggi yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR ini mengatakan, sikap sekolah yang menggunakan argumentasi bahwa hal itu adalah peraturan sekolah yang harus ditaati tidak bisa dibenarkan.
Lihat Juga :