Dari La Nina hingga Angin Monsun Asia, Fenomena Alam yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 23 Januari 2021 - 22:04 WIB
BMKG menyebutkan fenomena La Nina akan terus terjadi mulai bulan Februari hingga Maret. Kemudian, pada April hingga Mei diprediksi sudah mulai netral. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebutkan fenomena La Nina akan terus terjadi mulai bulan Februari hingga Maret. Kemudian, pada April hingga Mei diprediksi sudah mulai netral.

"Selain fenomena La Nina dan angin Monsun Asia, juga saat itu nantinya diprediksi ada fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), yaitu gelombang atmosfer yang membawa kumpulan awan hujan yang bergerak dari Samudera Hindia di zona tropis dari sebelah timur afrika atau barat Indonesia," tutur Rita begitu biasa disapa Dwikorita Karnawati dalam keterangan pers tetulisnya, Sabtu (23/1/2021).Baca juga: BMKG Ungkap Daerah Berpotensi Banjir Pada Akhir Januari 2021



Fenomena MJO ini akan memasuki wilayah Indonesia menuju samudera Pasifik. Kemudian saat memasuki wilayah Indonesia, mulai dari bagian barat.

"Karena membawa kumpulan awan-awan hujan ini, maka karena topografi di Indonesia ini bergunung-gunung, maka akan terjadi hujan yang otomatis menambah pasokan hujan di wilayah Indonesia tadi," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!