Perusahaan Swedia Bantu Penanganan Covid-19 di Jabar
Jum'at, 15 Mei 2020 - 20:50 WIB
Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menambahkan, meskipun saat ini persediaan APD untuk tenaga medis dinilai cukup dengan tren pasien yang dirawat di rumah sakit menurun dan tingkat kesembuhan meningkat, namun bantuan itu dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya gelombang kedua pandemi Covid-19.
"APD ini dapat memperkuat terutama dalam mengantisipasi jika terjadi gelombang kedua Covid-19 selama vaksin belum ditemukan," kata Kang Emil.
Dalam pertemuan dalam jaringan itu, Kang Emil turut melaporkan sejumlah berita baik dalam penanggulangan pandemi global itu di Jabar kepada pihak H&M. Kang Emil pun berharap agar pandemi segera diatasi sehingga perekonomian bisa kembali beroperasi dengan normal.
"Mudah-mudahan kondisi ini terus membaik dan perekonomian berjalan lagi termasuk para pekerja di H&M dapat beraktivitas kembali, namun tetap dengan protokol kesehatan," tuturnya.
Selain itu, Kang Emil berujar bahwa Pemerintah Provinsi Jabar memiliki hubungan baik dengan perusahaan ritel yang memiliki gerai di 62 negara itu. Dirinya pun sempat bertemu pihak H&M dalam agenda kunjungan kerja ke Swedia tahun lalu.
"APD ini dapat memperkuat terutama dalam mengantisipasi jika terjadi gelombang kedua Covid-19 selama vaksin belum ditemukan," kata Kang Emil.
Dalam pertemuan dalam jaringan itu, Kang Emil turut melaporkan sejumlah berita baik dalam penanggulangan pandemi global itu di Jabar kepada pihak H&M. Kang Emil pun berharap agar pandemi segera diatasi sehingga perekonomian bisa kembali beroperasi dengan normal.
"Mudah-mudahan kondisi ini terus membaik dan perekonomian berjalan lagi termasuk para pekerja di H&M dapat beraktivitas kembali, namun tetap dengan protokol kesehatan," tuturnya.
Selain itu, Kang Emil berujar bahwa Pemerintah Provinsi Jabar memiliki hubungan baik dengan perusahaan ritel yang memiliki gerai di 62 negara itu. Dirinya pun sempat bertemu pihak H&M dalam agenda kunjungan kerja ke Swedia tahun lalu.
Lihat Juga :