Hadiri Konferensi Internasional Vatikan, Katib 'Aam PBNU: Dialog Antaragama Harus Jujur

Rabu, 20 Januari 2021 - 10:59 WIB
“Aktivisme dialog antaragama telah berlangsung puluhan tahun, tapi tidak membuahkan hasil yang berarti dalam perbaikan hubungan antarumat beragama. Konflik agama masih terjadi di mana-mana di seluruh dunia, malah cenderung semakin marak. Hari-hari ini, PBB menempatkan pasukan penjaga perdamaian di 34 titik konflik di seluruh dunia, 26 di antaranya konflik agama,” kata Katib ‘Aam KH Yahya Cholil Staquf dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Media, Rabu (20/1/2021).

Gus Yahya-sapaan akrabnya-menyatakan keprihatinannya. Hal itu karena dialog yang ada selama ini cenderung tidak jujur dalam melihat masalah, dan berhenti di forum dialog itu sendiri tanpa tindak lanjut di lingkungan komunitas masing-masing agama. Namun begitu, Gus Yahya mengungkapkan optimisme menyambut Konferensi Vatikan kali ini.

“Melihat topik-topik diskusi dan para narasumber yang dijadwalkan, saya optimistis ini akan menjadi dialog yang jujur dan mengakui masalah apa adanya, sehingga dapat diharapkan menghasilkan solusi yang nyata. Prinsip paling mendasar adalah bahwa dialog antaragama harus dilakukan dengan jujur," tandasnya. abdul rochim
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!