Atasi Ancaman Demokrasi, AHY Ajak Anak Muda Berani Bersuara dan Bertindak

Selasa, 19 Januari 2021 - 14:53 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak anak muda untuk berani bersuara dan bertindak terhadap hal-hal yang mengancam demokrasi. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Dalam tataran global, ada kecenderungan pada masa pandemi digunakan oleh sejumlah pemerintahan untuk konsolidasi kekuasaan, meningkatkan otoriteranisme dan karenanya mencederai demokrasi .

Berbicara dalam pembukaan pelatihan politik Emerging Leaders Academy yang diselenggarakan International Republican Institute (IRI), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan empat pola yang menguat belakangan ini di antaranya, politik identitas dan polarisasi; globalisasi dan penguatan oligarki; on-line disinformation; menurunnya kebebasan sipil dan fragmentasi masyarakat sipil. Baca juga: LP3ES: Oposisi Melemah, Demokrasi Berjalan Mundur



Kepada para peserta yang datang dari berbagai latar belakang, AHY mengajak mereka untuk berkontribusi aktif dalam politik sambil mengingatkan tentang peran pemuda dalam momen-momen penting sejarah bangsa sejak 1928 sampai Reformasi 1998. "Why not now?" tanya AHY retoris. Baca juga: Indonesia Dinilai Belum Cerminkan Demokrasi Substantif

Ada tiga hal yang ditawarkan AHY untuk dilakukan anak-anak muda yakni, pertama, berani bersuara dan tetap bertanggung jawab. AHY mencontohkan penolakan atas RUU HIP, Minerba dan RUU Ciptaker, yang tidak relevan pada masa pandemi dan masih mengandung banyak masalah. "Apakah RUU ini mengandung prinsip keadilan sosial (social justice) sesuai konsep ekonomi Pancasila yang diamanahkan oleh para founding fathers kita?" tanya AHY.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!