Pemerintah Didesak Percepat Produksi Vaksin Merah Putih

Sabtu, 16 Januari 2021 - 10:55 WIB
Pemerintah diminta mempercepat produksi vaksin dalam negeri yang diberi nama vaksin merah putih agar tidak bergantung vaksin impor. Foto/grafis.SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah diminta mempercepat riset dan produksi vaksin Merah Putih yang dikembangkan Konsorsium Riset Covid Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Riset yang dimotori LBM Eijkman dengan lembaga litbang nasional lainnya, termasuk pihak industri BUMN Kimia Farma , diharap bisa segera diproduksi dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR saat Mulyanto mengatakan saat ini Indonesia sedang berkejar-kejaran dengan waktu untuk menanggulangi penyebaran Covid-19. Distribusi 3 juta vaksin Sinovac masih kurang.



Ditambah lagi efikasi vaksin buatan China ini hanya sebesar 65%. Karena itu masih diperlukan tambahan 100 juta dosis untuk vaksinasi penduduk Indonesia secara signifikan. "Ini jumlah yang sangat besar dan secara bisnis merupakan pasar yang empuk," kata Mulyanto dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Sabtu (16/1/2021).

(Baca: Pertama di Dunia, Yordania Vaksinasi COVID-19 Pengungsi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!