Kebijakan Kemenhub soal Kursi Pesawat Tak Bakal Dongkrak Penumpang

Rabu, 13 Januari 2021 - 14:06 WIB
Saat ini, kasus positif Covid-19 sudah beberapa kali melewati 10.000 per hari. Kebijakan ini, menurutnya, terlihat malah membebaskan. Yang dikhawatirkan, ada orang tanpa gejala (OTG) yang lolos. Beberapa kali, penumpang yang dites Covid-19 secara acak di bandara tujuan terkonfirmasi positif.

(Baca juga Disiksa Hampir Mati, Pria Turki yang Dipenjara di UEA Minta Tolong PBB )

Baca juga :

Beberapa waktu lalu, Pemprov Kalimantan Barat melarang maskapai AirAsia dan Batik Air terbang ke Pontianak. Sebab, pesawat kedua maskapai membawa penumpang yang positif Covid-19. Trubus menyoroti rapid test antigen yang hasilnya tidak 100 persen akurat.

“Kalau dites antigen itu tidak menjamin bahwa yang bersangkutan bebas Covid-19. Masalahnya, virusnya sendiri bermutasi. Orang-orang yang tanpa gejala dan terpapar (kemungkinan) masuk ke dalam. Penularannya akan tinggi. Satu orang terpapar bisa menularkan satu pesawat,” ujarnya saat dihubungi SINDONews, Selasa (12/1/2021).

(Baca: Satgas Imbau Daerah Zona Merah di Luar Jawa-Bali Lakukan Pembatasan Kegiatan)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!