Anwar Hafid: Vaksin Sinovac Jadi Harapan Baru Selamatkan Indonesia

Selasa, 12 Januari 2021 - 15:37 WIB
"Kita sudah terlalu terbiasa bagus secara konsep, tapi gagal dalam implementasi. Oleh karena itu, negara kali ini mesti memastikan setiap warga negara akan mendapatkan kepastian kapan akan divaksinasi. Karena sekali lagi, COVID-19 tidak pernah pandang bulu. Siapa pun bisa jadi terpapar oleh virus dan mesti mendapatkan vaksinasi," katanya. (Baca juga: Memaknai Efikasi Vaksin Sinovac 65,3 % )

Selain itu, kepastian distribusi vaksin sampai proses vaksinasi yang berjalan mesti aman dan dipastikan tidak mengalami kerusakan yang justru mengancam nyawa publik.

Ketiga, kata Anwar, pemerintah mesti menjamin bahwa akan konsisten dan bertangung jawab penuh bagi keselamatan warga negara. Karena itu, perlu dipikirkan bagi mereka yang kondisi tubuhnya akan mengalami efek samping dari vaksinasi yang akan terjadi.

"Pemerintah mesti menyediakan skema perlindungan dan pertolongan khusus bagi mereka, misalnya memberikan layanan gratis bagi penanganan pasien yang mengalami efek samping dari vaksin. Bukan sekedar memberikan ancaman bahwa mereka yang menolak vaksin akan mendapatkan hukuman," urainya.

Dikatakan Anwar Hafid, tidak boleh pemerintah menakut-nakuti rakyat sendiri dengan ancaman hukuman. Lebih penting pemerintah melakukan sosialisasi yang massif, komunikasi publik yang baik terkait vaksin dan vaksinasi. "Gunakan semua elemen tokoh masyarakat, tokoh agama serta kelompok-kelompok terkait. Bangun, komunikasi yang teduh, bukan komunikasi yang menakut-nakuti karena hal tersebut sangat tidak mendidik rakyat," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!