Menag Yaqut Hadiahkan Kitab Tafsir Al-Ibriz Kepada Dubes Arab Saudi

Selasa, 12 Januari 2021 - 10:47 WIB
Untuk diketahui, KH Bisri Mustofa, salah satu ahli tafsir berpengaruh di Nusantara, menulis Kitab Tafsir Al-Ibriz dengan menggunakan bahasa Jawa aksara Arab pegon. Beliau menulis kitab tersebut selama kurang lebih empat tahun mulai 1957-1960, di Rembang.

Penulisan tafsir al-Ibriz konon diawali karena kesadaran beliau bahwa sebelumnya telah terdapat banyak terjemahan Al-Qur'an dalam berbagai bahasa. Seperti bahasa Belanda, Inggris, Jerman, dan bahasa Indonesia. Bahkan juga diterjemahkan menggunakan bahasa daerah, seperti bahasa Sunda dan Jawa. Tujuannya adalah adalah agar umat Islam dari berbagai penjuru menjadi paham dengan makna yang terkandung dalam Al-Qur'an. (Baca juga: Kobarkan Semangat Kemenag Baru, Menag Yaqut Ingatkan Tiga Hal Ini )

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!