Corona Melonjak di Awal Tahun, DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Rabu, 06 Januari 2021 - 04:01 WIB
Anggota Komisi IX DPR Anggia Ermarini mendorong perlunya pemerintah untuk mengevaluasi secara luas mengenai kebijakan yang dikeluarkan. "Penting untuk dievaluasi. Saya setuju adanya evaluasi besar-besaran untuk penanganan Covid-19, mulai dari pendanaan, kebijakan, sampai kegiatan," kata Anggia kepada SINDOnews, Selasa (5/1/2021).
(Baca juga: Update Corona 779.548 Positif, 645.746 Sembuh, 23.109 Meninggal)
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai masyarakat saat ini cukup susah untuk diingatkan kembali mengenai kepatuhan terhadap protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Menurutnya, harus ada terobosan berbeda agar setiap orang bisa kembali sadar protokol kesehatan sebagai kunci untuk mencegah penularan. "Itu aja enggak cukup, butuh effort yang super extra ordinary. Karena 3M itu menjadi satu-satunya cara mujarab untuk bisa menghambat penularan Covid-19," tegas dia.
Anggia berharap, agar ada kebijakan yang lebih kreatif dan inovatif sehingga masyarakat kembali sadar dan paham pentingnya protokol kesehatan. Termasuk juga pemahaman publik mengenai vaksin yang acapkali disalahartikan.
(Baca juga: Update Corona 779.548 Positif, 645.746 Sembuh, 23.109 Meninggal)
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai masyarakat saat ini cukup susah untuk diingatkan kembali mengenai kepatuhan terhadap protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Menurutnya, harus ada terobosan berbeda agar setiap orang bisa kembali sadar protokol kesehatan sebagai kunci untuk mencegah penularan. "Itu aja enggak cukup, butuh effort yang super extra ordinary. Karena 3M itu menjadi satu-satunya cara mujarab untuk bisa menghambat penularan Covid-19," tegas dia.
Anggia berharap, agar ada kebijakan yang lebih kreatif dan inovatif sehingga masyarakat kembali sadar dan paham pentingnya protokol kesehatan. Termasuk juga pemahaman publik mengenai vaksin yang acapkali disalahartikan.
Lihat Juga :