80% Kader Disebut Masuk Partai Ummat, Wasekjen PAN: Jangan Berhalusinasi

Minggu, 03 Januari 2021 - 12:30 WIB
Bagi PAN, kata dia, mundurnya Sugeng ibarat tidak mengganjilkan atau kalau tetap di PAN juga tidak menggenapkan. Perolehan suara PAN pada Pemilu 2019 adalah murni hasil kerja keras calon legislatif, pengurus dan kader, serta dukungan moral materiil simpatisan, terutama Muhammadiyah.

"Jika Sugeng menyatakan 80 persen pemilih PAN akan lari dan memilih Partai Ummat, saya katakan janganlah banyak melamun dan beretorika nanti terkena penyakit halusinasi. Mengapa begitu? Sampai sekarang tidak ada anggota legislatif PAN di DPRD provinsi dan kabupaten/ kota menyatakan keluar dari PAN. Juga tidak ada kader PAN di eksekutif menyatakan keluar dari PAN dan bergabung ke Partai Ummat," tuturnya.

Dia juga meminta Sugeng jangan terus berhalusinasi. "Segera deklarasikan partai Anda. Katanya Desember 2020. Sekarang tertunda lagi. Nanti jika deklarasi tertunda lagi, Anda beralasan apa lagi? Kami tahu Anda kesulitan mencari pengurus di daerah. Sebab para politisi yang cerdas tentu akan berpikir sejuta kali jika akan bergabung dengan Anda. Mengingat Pemilu 2024 akan terjadi kenaikan parliamentary threshold," tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!