Politisasi Agama Dinilai Jadi Ancaman Masa Depan Bangsa
Senin, 28 Desember 2020 - 20:12 WIB
Menurutnya, mengerasnya politisasi agama secara tidak langsung membuat Indonesia semakin terancam terperosok dalam jurang perpecahan dan disintegrasi jika tidak segera dinetralisir. Politisasi agama menjadi pintu masuk bagi masuknya paham intoleransi dan konservatisme agama yang kemudian berlanjut menjadi radikalisme-terorisme, seperti yang terjadi di Timur Tengah.
Mengutip pernyataan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, seharusnya agama menjadi inspirasi, membawa nilai-nilai kebaikan, kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dikatakan Hasan, polarisasi ini menguat salah satunya karena perbincangan di dunia maya yang sangat masif. Saat ini dunia maya menjadi salah satu channel yang paling ampuh untuk mengadu dua kutub yang berseberangan.
"Konservatisme dalam beragama cukup terlihat di dunia maya. Data hasil penelitian yang dikeluarkan oleh PPIM UIN Jakarta bersama MERIT Indonesia pada awal November 2020 ini, menunjukkan bahwa model keberagamaan di dunia maya mengarah pada model keberagamaan yang konservatif," tuturnya.
Narasi keagamaan di media sosial menunjukkan bahwa 67,2% mengarah ke konservatif, 22,2% mengarah ke moderat, 6,1% liberal, dan 4,5% mengarah ke Islamis.
Mengutip pernyataan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, seharusnya agama menjadi inspirasi, membawa nilai-nilai kebaikan, kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dikatakan Hasan, polarisasi ini menguat salah satunya karena perbincangan di dunia maya yang sangat masif. Saat ini dunia maya menjadi salah satu channel yang paling ampuh untuk mengadu dua kutub yang berseberangan.
"Konservatisme dalam beragama cukup terlihat di dunia maya. Data hasil penelitian yang dikeluarkan oleh PPIM UIN Jakarta bersama MERIT Indonesia pada awal November 2020 ini, menunjukkan bahwa model keberagamaan di dunia maya mengarah pada model keberagamaan yang konservatif," tuturnya.
Narasi keagamaan di media sosial menunjukkan bahwa 67,2% mengarah ke konservatif, 22,2% mengarah ke moderat, 6,1% liberal, dan 4,5% mengarah ke Islamis.
Lihat Juga :