PKS Gelar Muswil dan Musda Virtual Serentak
Minggu, 27 Desember 2020 - 11:11 WIB
Kantor DPP PKS. Foto/SINDOnews/Dzikry Subhanie
JAKARTA - Setelah melakukan Musyawarah Nasional (Munas) V pada 13 Desember lalu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melanjutkan proses suksesi dan konsolidasinya dengan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 27 Desember 2020 dan Musyawarah Daerah (Musda) pada 28 Desember 2020. Muswil dan Musda dilaksanakan virtual dam secara serentak di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, langkah ini diambil untuk menyiasati kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. "Sampai saat ini kita masih pada masa pandemi Covid-19, sehingga pertemuan fisik dengan dalam jumlah yang banyak kita hindari. Hal ini yang mendorong PKS untuk melaksanakan kegiatan ini secara serentak dan dalam waktu bersamaan secara daring menggunakan teleconference. Ini adalah terobosan agar protokol kesehatan tetap terjaga dan mekanisme organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Aboe dalam keterangannya.
Aboe menjelaskan, peserta kegiatan ini terbagi dua, hadir secara fisik dan ada yang hadir secara virtual. Sementara, kegiatan utama berada di DPP PKS yang akan dihadiri secara terbatas oleh para pimpinan PKS , antara lain Presiden PKS, Sekjen, Bendum, Ketua MPP, Ketua DSP, dan para Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah. Kemudian di seluruh provinsi nantinya para pengurus DPW akan mengikuti kegiatan kegiatan ini secara bersama-sama.
"Selain itu para pengurus di berbagai tingkatan, anggota legislatif PKS di berbagai tingkatan, Kepala Daerah di berbagai tingkatan, dan seluruh kader serta simpatisan PKS juga akan mengikuti secara daring," ungkap Ketua Majelis Kehormatan Dewan DPR RI ini.
Anggota Komisi III DPR ini menambahkan, agenda utama dari Muswil adalah pergantian kepengurusan di tingkat wilayah/provinsi. Setelah kemarin dilaksanakan pergantian kepemimpinan di tingkat pusat melalui Munas V, ini adalah suksesi kepemimpinan PKS di tingkat wilayah.
"PKS ini adalah partai kader, tentunya kita melakukan kaderisasi, salah satunya melalui forum Muswil V seperti ini; begitu juga dengan Musda untuk tingkat kabupaten/kota," paparnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, langkah ini diambil untuk menyiasati kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. "Sampai saat ini kita masih pada masa pandemi Covid-19, sehingga pertemuan fisik dengan dalam jumlah yang banyak kita hindari. Hal ini yang mendorong PKS untuk melaksanakan kegiatan ini secara serentak dan dalam waktu bersamaan secara daring menggunakan teleconference. Ini adalah terobosan agar protokol kesehatan tetap terjaga dan mekanisme organisasi tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Aboe dalam keterangannya.
Aboe menjelaskan, peserta kegiatan ini terbagi dua, hadir secara fisik dan ada yang hadir secara virtual. Sementara, kegiatan utama berada di DPP PKS yang akan dihadiri secara terbatas oleh para pimpinan PKS , antara lain Presiden PKS, Sekjen, Bendum, Ketua MPP, Ketua DSP, dan para Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah. Kemudian di seluruh provinsi nantinya para pengurus DPW akan mengikuti kegiatan kegiatan ini secara bersama-sama.
"Selain itu para pengurus di berbagai tingkatan, anggota legislatif PKS di berbagai tingkatan, Kepala Daerah di berbagai tingkatan, dan seluruh kader serta simpatisan PKS juga akan mengikuti secara daring," ungkap Ketua Majelis Kehormatan Dewan DPR RI ini.
Anggota Komisi III DPR ini menambahkan, agenda utama dari Muswil adalah pergantian kepengurusan di tingkat wilayah/provinsi. Setelah kemarin dilaksanakan pergantian kepemimpinan di tingkat pusat melalui Munas V, ini adalah suksesi kepemimpinan PKS di tingkat wilayah.
"PKS ini adalah partai kader, tentunya kita melakukan kaderisasi, salah satunya melalui forum Muswil V seperti ini; begitu juga dengan Musda untuk tingkat kabupaten/kota," paparnya.
Lihat Juga :