Enam Menteri Baru Dinilai Punya Latar Belakang Memadai Masuk Kabinet Jokowi

Kamis, 24 Desember 2020 - 06:07 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Maruf Amin mengumumkan reshuffle kabinet di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/12/2020). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kabinet Indonesia Maju mengalami penyegaran dengan masuknya muka baru dan naiknya dua wakil menteri jadi pucuk pimpinan. Para pembantu Presiden Joko Widodo ( Jokow i) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin ini mempunyai diharapkan mampu memberikan perubahan untuk memperbaiki keadaan Indonesia.

Pengamat Politik, Cecep Hidayat mengatakan ada dua alasannya Jokowi melakukan reshuffle kabinet . Pertama, mengisi kekosongan dua menteri, yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Sosial (Kemensos) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Baca juga: Reshuffle Kabinet, Jokowi Tengah Siapkan Pemimpin Masa Depan dari Teknokrat)



Kedua, waktu satu tahun sudah cukup bagi Jokowi-Ma’ruf Amin untuk mengevaluasi kinerja para pembantunya. Dia menerangkan masa awal kabinet ini tidaklah mudah karena langsung berhadapan dengan pandemi COVID-19.

Nama-nama baru di kabinet adalah Tri Rismaharini (Mensos), Sandiaga Salahuddin Uno (Menparekraf), Yaqut Cholil Qoumas (Menag), dan M Luthfi (Mendag). Dua nama lain, Budi Gunadi Sadikin dan Sakti Wahyu Trenggono itu naik jabatan dari wakil menjadi menteri. Mereka kini mengisi pos Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri KKP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!