Jadi Menteri Parekraf, Sandi Punya Tabungan Politik untuk Pilpres 2024
Rabu, 23 Desember 2020 - 11:08 WIB
Pengamat politik Cecep Hidayat mengatakan masuknya Sandiaga merupakan bagian untuk tetap mempertahankan jatah dua kursi Gerindra di kabinet. Satu kader Gerindra, Edhy Prabowo, harus tersingkir karena terjaring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dia menerangkan mungkin Gerindra mengirimkan beberapa nama kepada Presiden Jokowi. Sandiaga dikirim karena memiliki potensi dan popularitas yang bisa menjadi modal untuk maju di pilpres 2024.
“Tinggal dia butuh panggung sepanjang 3 tahun ke depan. Jadi menteri, dia akan mendapatkan panggung. Namanya akan muncul di media dalam 2-3 tahun. Ini menjadi tabungan politik bagi Sandiaga,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (23/12/2020).
(Baca: Sandiaga Uno Istikharah Sebelum Terima Tawaran Jadi Menteri)
Di sisi Presiden Jokowi, menurut dosen Universitas Indonesia (UI) itu, Jokowi ingin meredam gesekan di akar rumput sisa pertarungan keras pilpres lalu. “Bahwa di tingkat elite telah terjadi konsensus (kesepakatan),” ucapnya.
Dia menerangkan mungkin Gerindra mengirimkan beberapa nama kepada Presiden Jokowi. Sandiaga dikirim karena memiliki potensi dan popularitas yang bisa menjadi modal untuk maju di pilpres 2024.
“Tinggal dia butuh panggung sepanjang 3 tahun ke depan. Jadi menteri, dia akan mendapatkan panggung. Namanya akan muncul di media dalam 2-3 tahun. Ini menjadi tabungan politik bagi Sandiaga,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Rabu (23/12/2020).
(Baca: Sandiaga Uno Istikharah Sebelum Terima Tawaran Jadi Menteri)
Di sisi Presiden Jokowi, menurut dosen Universitas Indonesia (UI) itu, Jokowi ingin meredam gesekan di akar rumput sisa pertarungan keras pilpres lalu. “Bahwa di tingkat elite telah terjadi konsensus (kesepakatan),” ucapnya.
Lihat Juga :