Risma, Birokrat Ulung yang Dipercaya Jokowi Jadi Menteri Sosial
Selasa, 22 Desember 2020 - 17:23 WIB
Di bidang ini lah, Risma mulai menancapkan popularitasnya. Sejak dulu, Risma suka untuk bekerja di jalanan. Selepas subuh, saat menjadi Kepala Dinas Kebersihan ia sudah menyiram taman dan membersihkan sampah di jalan protokol.
Berbagai jenis tanaman baru menghiasi Surabaya, menambah ruang terbuka hijau (RTH) dan menambah jutaan pohon baru. Popularitasnya terus mengkilap, mengalahkan kader-kader PDIP yang menunggu antrean menjadi wali kota.
Kejutan pun terjadi ketika 2010 partai berlambang banteng itu mencalonkan dirinya dalam Pilkada. Ia mendampingi Bambang DH yang waktu itu rela untuk menjadi orang nomor dua di Surabaya.
Risma pun menang mutlak serta meneruskan tradisi Surabaya sebagai kandang banteng. Termasuk pencalonannya yang kedua pada 2015 ketika didampingi oleh Ketua DPC PDIP Surabaya Whisnu Wardhana.(Baca juga: Risma Jadi Mensos, Ucapan Selamat Mengalir dari Warganet dan Langsung Trending Topic )
Di rumahnya, Risma tetaplah ibu yang penyayang. Ia menikah dengan Ir. Djoko Saptoadji dan dikaruniai dua anak yakni Fuad Bernardi dan Tantri Gunarni Saptoadji.
Menjadi ASN sudah lama diidamkan ketika melihat ayahnya berkerja sebagai ASN di kantor pajak. Risma menghabiskan masa kecilnya sekolah di SD Negeri Kediri. Di tingkat SMP, dia melanjutkan ke Surabaya serta belajar di SMP Negeri 10 Surabaya.
Ada cerita unik ketika Risma harus berperang melawan penyait asma. Ketika melanjutkan pendidikan di SMA 5, Risma mengikuti cabang olahraga lari untuk mengantisipasi penyakit asma yang dia derita.
Berbagai jenis tanaman baru menghiasi Surabaya, menambah ruang terbuka hijau (RTH) dan menambah jutaan pohon baru. Popularitasnya terus mengkilap, mengalahkan kader-kader PDIP yang menunggu antrean menjadi wali kota.
Kejutan pun terjadi ketika 2010 partai berlambang banteng itu mencalonkan dirinya dalam Pilkada. Ia mendampingi Bambang DH yang waktu itu rela untuk menjadi orang nomor dua di Surabaya.
Risma pun menang mutlak serta meneruskan tradisi Surabaya sebagai kandang banteng. Termasuk pencalonannya yang kedua pada 2015 ketika didampingi oleh Ketua DPC PDIP Surabaya Whisnu Wardhana.(Baca juga: Risma Jadi Mensos, Ucapan Selamat Mengalir dari Warganet dan Langsung Trending Topic )
Di rumahnya, Risma tetaplah ibu yang penyayang. Ia menikah dengan Ir. Djoko Saptoadji dan dikaruniai dua anak yakni Fuad Bernardi dan Tantri Gunarni Saptoadji.
Menjadi ASN sudah lama diidamkan ketika melihat ayahnya berkerja sebagai ASN di kantor pajak. Risma menghabiskan masa kecilnya sekolah di SD Negeri Kediri. Di tingkat SMP, dia melanjutkan ke Surabaya serta belajar di SMP Negeri 10 Surabaya.
Ada cerita unik ketika Risma harus berperang melawan penyait asma. Ketika melanjutkan pendidikan di SMA 5, Risma mengikuti cabang olahraga lari untuk mengantisipasi penyakit asma yang dia derita.
Lihat Juga :