Hasil Riset, Muslim Indonesia Nomor Satu Paling Dermawan di Dunia
Kamis, 17 Desember 2020 - 20:18 WIB
Kementerian Agama mengungkapkan, riset dari World Giving Index bahwa muslim di Indonesia menjadi nomor satu sebagai muslim yang paling dermawan di dunia. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor mengungkapkan riset dari World Giving Index bahwa muslim di Indonesia menjadi nomor satu sebagai muslim yang paling dermawan di dunia.
(Baca juga: Cerita Ajaran Pengetahuan tentang Sufisme: Orang Dermawan)
"Hasil dari survei yang dilakukan World Giving Index ternyata umat muslim di Indonesia ini memang paling dermawan di seluruh dunia," ungkap Tarmizi dalam Dialog Isu-isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media Tahap II, di Aston Hotel, Jakarta, Kamis (17/12/2020).
Tarmizi pun mencontohkan kenapa muslim di Indonesia menjadi paling dermawan di dunia. "Contohnya, kalau kita lewat di lampu merah, pasti ada orang yang bersedekah," ungkapnya.
"Padahal Pemerintah Daerah (Pemda) telah melarang memberi sedekah di dalam lampu merah pinggir jalan karena itu bahaya bagi keselamatan orang. Itu salah satu contoh paling mudah kenapa muslim Indonesia menjadi paling dermawan di dunia. Dibandingkan dengan negara lain," tambahnya.
(Baca juga: Cerita Ajaran Pengetahuan tentang Sufisme: Orang Dermawan)
"Hasil dari survei yang dilakukan World Giving Index ternyata umat muslim di Indonesia ini memang paling dermawan di seluruh dunia," ungkap Tarmizi dalam Dialog Isu-isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media Tahap II, di Aston Hotel, Jakarta, Kamis (17/12/2020).
Tarmizi pun mencontohkan kenapa muslim di Indonesia menjadi paling dermawan di dunia. "Contohnya, kalau kita lewat di lampu merah, pasti ada orang yang bersedekah," ungkapnya.
"Padahal Pemerintah Daerah (Pemda) telah melarang memberi sedekah di dalam lampu merah pinggir jalan karena itu bahaya bagi keselamatan orang. Itu salah satu contoh paling mudah kenapa muslim Indonesia menjadi paling dermawan di dunia. Dibandingkan dengan negara lain," tambahnya.
Lihat Juga :